NASIONAL

Jawa Timur Siaga Gempa 8,8 Skala Richter

Jawa Timur bagian selatan rentan menghadapi tsunami.

ddd
Senin, 5 Oktober 2009, 22:13
Peta zona rawan gempa Jawa Timur
Peta zona rawan gempa Jawa Timur (vsi.esdm.go.id)

VIVAnews – Gubernur Jawa Timur Soekarwo minta pada seluruh kabupaten/kota di Jatim melakukan siaga bencana melalui early warning system atau sistem peringatan dini. Sebab menurut peneliti dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Jawa Timur bagian selatan memiliki potensi gempa karena berada dalam patahan Samudera Indonesia.

“Saya minta seluruh kabupaten/kota di Jatim, khususnya di wilayah selatan agar melakukan antisipasi gempa melalui sistem peringatan dini. Antisipasi itu bisa dilakukan dengan menyiapkan masyarakat melakukan langkah-langkah darurat jika terjadi gempa,” kata Soekarwo Senin 5 Oktober 2009.
               
Terkait itu, dibeberapa daerah di Jatim sudah melakukan itu. Misalnya di Lumajang, khususnya daerah pesisir selatan Jatim.

Sistem peringatan dini tidak harus berupa alat yang canggih. “Masyarakat bisa dilatih menggunakan kentongan sebagai sistem peringatan dini. Agar mereka mengetahui kalau ada bahaya gempa dan harus segera mengungsi."

Lebih jauh dikatakan, pesisir selatan Jatim dan Bali masuk dalam zona bahaya gempa yang berpotensi tsunami. Sebab di wilayah selatan Jatim terdapat patahan panjang mulai dari Sumatera.

Bahkan salah satu pakar geologi dari LIPI, Danny Hilman Natawidjaja, mengatakan bahwa terjadinya gempa di Aceh dan Sumatera Utara pada 26 Desember 2004, gempa Jogyakarta pada 27 Mei 2006 dan Gempa Padang yang terjadi pada 30 Septenber 2009 kemarin, memicu patahan di Samudera Indonesia.

Adanya patahan itu diperkirakan bakal terjadi gempa dahsyat berkekuatan lebih dari 8 Skala Richter yang  yang berpusat di Segmen Mentawai dan berpotensi Tsunami.

Prediksi itu beralasan, dari penelitian Prof Kerry Sieh dari Nanyang Technology University (NTU) Singapura, memiliki catatan gempa dan patahan yang terjadi di selatan Jawa selama 12 tahun. Jika tekanan terhadap patahan semakin tinggi, bisa jadi memicu gempa yang mencapai 8,8 SR.

Laporan Tudji Martudji | Surabaya



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
duaribusepuluh
25/07/2010
siap dengan segala kemungkinan, terjadi atau tidak terjadi gempa. begitulah seharusnya sikap org beragama yg benar
Balas   • Laporkan
momo arifin
03/02/2010
ramalan ato khayalan tidak semua jadi kenyataan.Tetapi Keyataan itu pasti Ada.Astghfirullah.
Balas   • Laporkan
toto
15/01/2010
semoga di jawa timur gag terjadi apa². . .. khususnya di probolinggo(maron),,moga aja maron aman. . . . . amien. . . . .
Balas   • Laporkan
muhaimin&rifa'i
06/11/2009
Assalamualaikum wr wb semoga bencana ini tidak akan terjadi Amin............................!!!!!!!!!! wassalamualaikum wr wb
Balas   • Laporkan
nabila
28/10/2009
moga2 qt slamet... amiiinnnn
Balas   • Laporkan
jabrik
19/10/2009
Ok...setujuuu...... Semoga bencana tidak terjadi lagi, kalau terjadi ya emang diluar kemampuan manusia. Seharusnya pemerintah bentuk tim-tim bencana dan menyediakan dana taktisnya. Udah tau negerinya diteror bencana malah pesta di DPR dan pesta Menteri.
Balas   • Laporkan
badar
16/10/2009
Sebaiknya kita selalu berdoa' agar yang maha kuasa memberikan kekuatan kepada kita semua, tuk menghadapi semua cobaan.
Balas   • Laporkan
viola elza hik manda
15/10/2009
hati-hatilah bila benar . kita harus tetap waspada atau siAGA.
Balas   • Laporkan
sinta
13/10/2009
Ya Alloh beri kami perlindungan dan mohon dijauhkan dari segala marabahaya.amiin...
Balas   • Laporkan
Maria Jeanne
12/10/2009
Tuhan menciptakan alam dan manusia utk saling menjaga kseimbangan.. Mgkn ini gempa2 yg telah tjd,mrpkn peringatan.. Mari temen2, jgn pernah jauh dr Tuhan apapun agama kita.. Turutilah kehendak Nya dan jauhi larangan Nya.. Smoga Tuhan berkenan dan menyelam
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Informasi Pemasangan :
Telepon : 021-9126 2125 / Sales
Email : Sales@viva.co.id