NASIONAL

Pedagang Makanan Protes Pemerintah Malaysia

Malaysia menabuh perang kuliner. Tapi, beberapa penjual makanan di sana justru sakit hati.
Minggu, 27 September 2009
Oleh : Elin Yunita Kristanti
Laksa Jakarta

VIVAnews - Dituding mengklaim kebudayaan asal Indonesia seperti Reog Ponorogo, Batik, dan terakhir, Tari Pendet, Malaysia melakukan aksi balasan. Negeri jiran menabuh 'perang kuliner'.

Sup mie pedas yang disebut 'laksa', nasi yang dimasak dengan santan yang terkenal dengan nama 'nasi lemak', nasi ayam Hainan, dan sup herbal iga babi yang disebut 'bak kut teh', dideklarasikan sebagai milik Malaysia.

Laksa yang diklaim negeri jiran khususnya 'asam laksa' yang dikatakan berasal dari Penang. Seperti dikutip laman The Star, Minggu 27 September 2009, asam laksa dekat di hati dan lidah orang Penang.

Namun, masyarakat Penang justru heran mengapa laksa khas Penang tak masuk dalam daftar 100 warisan kuliner yang diakui pemerintah dalam laman warisan budaya, www.warisan.gov.my.

Pedagang asam laksa, Ang Kar Seong (60) mengatakan seharusnya asam laksa diperkenalkan di dunia sebagai makanan yang 'truly Malaysian'

"Yang spesial dari asam Laksa asal Penang adalah kuahnya yang kental dan asam, rebusan ikan yang dimasak dengan kuah asam dan diperkaya dengan serai," kata Ang Kar Seong.

"Potongan ikan juga ditambahkan ke dalam kuah sup untuk memperkaya  rasa ikannya," tambah dia.

Menurut Seong, dia telah menjajakan asam laksa selama 50 tahun, melanjutkan usaha yang dijalankan ibunya.

Laksa diyakini sebagai kuliner peranakan, yang juga dikenal dengan nama Baba dan Nyonya. Kuliner peranakan adalah perpaduan rasa kuliner China dan Melayu yang unik. Warisan kuliber peranakan berkembang di Indonesia, Malaysia, dan Singapura.

Tak hanya pedagang laksa yang sakit hati karena tak diakui sebagai makanan 'truly Malaysia'. Pedagang mie kari di Penang, Moe Kok Keong (45) juga kecewa karena mie kari kebanggan daerahnya tak masuk daftar warisan kuliner Malaysia.

Kari mie asal Penang dibuat dari mie telur kuning dan bihun. Kuahnya memakau santan, dengan tambahan tahu, udang, cumi-cumi, telur, dan darah babi yang dikentalkan. Di atas racikan mie kari ditaburkan helaian daun mint.

"Mie kari adalah makanan spesial di Malaysia, meski banyak versinya, mie kari Penang yang berkuah putih, beda karena kuahnya menggunakan santan," kata Moe Kok.

Penjual mie hokian dan mie udang, Alex Gog juga mengaku kecewa makanan kebanggaannya tak masuk daftar. Kata dia, mie hokian adalah asli penang. Sebab, banyak orang Hokian yang berada di Penang.

TERKAIT