TUTUP
TUTUP
NASIONAL

Aksi Hari Buruh, 1.551 Aparat Gabungan Diturunkan di Bandung

Masalah tenaga kerja asing turut jadi sorotan.
Aksi Hari Buruh, 1.551 Aparat Gabungan Diturunkan di Bandung
Ilustrasi/Pengamanan polisi (VIVA.co.id/Anhar Rizki Affandi)

VIVA.co.id – Sejumlah 1.551 personel gabungan akan diterjunkan untuk mengamankan aksi pada peringatan hari buruh yang dikenal dengan sebutan May Day, Senin, 1 Mei 2017. Buruh dari berbagai daerah yang akan berkumpul di Kota Bandung diprediksi mencapai 14.095 orang.

Kepala Sub Bagian Humas Polrestabes Bandung, Komisaris Polisi Reny Marthaliana menjelaskan, lokasi yang diperkirakan menjadi tujuan massa aksi dan menjadi sasaran pengamanan, di antaranya kantor Disnakertrans, Balai Kota Bandung, kantor DPRD Provinsi Jawa Barat dan Gedung Sate.

"Personel yang dikerahkan di antaranya 825 orang dari Polrestabes, 546 personel dari Polda Jabar, 110 personel TNI dan 70 personel dari instansi terkait," kata Reny di Mapolrestabes Bandung, Sabtu, 29 April 2017.

Asosiasi buruh yang diprediksi turun ke jalan menuntut kesejahteraan itu, di antaranya SBSI 02, SPN, Garteks, KSBSI, Gaspermindo, SPBSI, Gobsi KSPSI Kota Bandung, Kasbi Korwil Bandung Raya, dan FSPMI Bandung Raya.

Sebelumnya, Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) 92 Korwil Jawa Barat akan membawa isu ketenagakerjaan asing dalam aksi memperingati hari buruh pada 1 Mei 2017.

Ketua SBSI 92 Korwil Jawa Barat, Ajat Sudrajat menjelaskan, maraknya pekerja asing di Jawa Barat menjadi perhatian. "Ada kaitannya dengan proyek kereta cepat Indonesia China. Itu tenaga kerjanya Tiongkok. Seharusnya tenaga kerjanya dari kita karena sebagai tuan rumah," ujar Ajat di Bandung Jawa Barat, Rabu, 26 April 2017.

Menurutnya, pada aksi May Day kali ini pihaknya akan berorasi di Gedung Sate Kota Bandung dan Istana Jakarta, dengan membawa isu ketenagakerjaan asing, penolakan revisi undang-undang ketenagakerjaan yang masuk prolegnas, dan meminta pencabutan  PP Nomor 78/2015. 

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TUTUP