TUTUP
TUTUP
NASIONAL

Andi Lala Meraup Rp800 Ribu dari Rumah Korban

Selain itu Andi mencuri sepeda motor, laptop, tas, dan handphone.
Andi Lala Meraup Rp800 Ribu dari Rumah Korban
Polisi perlihatkan foto Andi Lala, tersangka otak pembunuhan satu keluarga di Medan, (ANTARA FOTO/Septianda Perdana)

VIVA.co.id – Saat melakukan pembunuhan sadis di Medan, Andi Lala (35) mengaku hanya membawa kabur uang tunai milik korban sebesar Rp800 ribu. Kemudian, sepeda motor, laptop, tas dan sejumlah handphone dari rumah korban.

"Dia (Andi Lala) mengaku hanya mengambil Rp800 ribu dari dompet korban. Sedangkan, sepeda motor itu dikendarai tersangka Roni (21) dari kediaman korban ke Lubuk Pakam," ungkap Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumatera Utara, Kombes Pol. Nurfallah, Senin, 17 April 2017.

Selanjutnya, sepeda motor tersebut dibawa kabur kecamatan Perbaungan, Kabupaten Sergei, Sumatera Utara. Di daerah tersebut, Andi Lala menjual sepeda motor tersebut kepada Riki alias Kriting senilai Rp1,8 juta. Uang tersebut, digunakan pelaku melarikan diri.

Sebelum menjual sepeda motor, Andi Lala juga memberi Roni dan Andi Saputra (27) sejumlah uang. Roni diberi Rp500 ribu, sedangkan Andi Saputra diberi Rp300 ribu. "Tapi itu bukan upah," ujar Nurfallah.

Begitu juga pihak kepolisian akan mendalami soal uang korban puluhan juta hasil penjualan tanah warisan yang dikabur pelaku. Namun, hingga saat ini belum bisa dibuktikan.

"Dari tangannya hanya ada sisa uang beberapa puluh ribu rupiah," jelas Nurfallah.

Untuk diketahui, Andi Lala (35) diciduk aparat kepolisian dari Polda Sumatera Utara dibantu Polda Riau di Jalan Lintas Rengat-Tembilahan, tepatnya di  Desa Pekan Tua, Kecamatan Kempes, Indragiri Hilir, Riau, Sabtu subuh, 15 April 2017, sekitar pukul 05.10 WIB.

Sebelumnya, aparat kepolisian juga sudah meringkus dua pelaku lainnya, yakni Roni (21) dan Andi Saputra (27). Keduanya diamankan di dua lokasi berbeda di Sumatera Utara, beberapa hari lalu.

Seperti diberitakan, pembunuhan sadis terhadap satu keluarga terjadi di rumah korban, di jalan Mangaan Gang Benteng, Kelurahan Mabar Kecamatan Medan Deli, Medan, Sumatera Utara, pada Minggu dini hari, 9 April 2017.

Akibatnya, lima orang tewas dan seorang anak berusia empat tahun kritis. Kelima korban yang tewas dalam pembunuhan sadis adalah pasangan suami istri Rianto (40) dan Sri Ariyani (40).

Kemudian, kedua anak mereka, Syifa Fadilah Naya (13), dan Gilang Laksono (8) dan mertua Riyanto, Sumarni (50). Sedangkan putri bungsu pasangan Rianto dan Yani, K (4), ditemukan dalam keadaan kritis.

 

 

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP