TUTUP
TUTUP
NASIONAL

Kapolda Metro Diminta Profesional Usut Teror Novel Baswedan

'Tangkap pelakunya, baru membuat pernyataan. Jangan menduga-duga.'
Kapolda Metro Diminta Profesional Usut Teror Novel Baswedan
Penyidik KPK Novel Baswedan menyapa wartawan saat akan dirujuk ke RS JEC (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar)

VIVA.co.id – Anggota Komisi III DPR RI, Muhammad Syafi'i, meminta Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol M. Iriawan, membuktikan ucapannya untuk segera menangkap pelaku kasus penyiraman air keras terhadap penyidik senior KPK, Novel Baswedan.

"Kapolda harus bisa buktikan, jangan hanya ngomong yang tak ada dasarnya. Tangkap pelakunya baru membuat pernyataan, jangan menduga-duga," kata Syafi'i saat dihubungi VIVA.co.id, Kamis 13 April 2017.

Syafi'i mengingatkan Kapolda Metro tidak terlalu dini menyimpulkan motif penyiraman Novel. Polda sebelumnya mencurigai pria yang beberapa hari sebelum kejadian mendatangi rumah Novel menanyakan bisnis pakaian yang tengah dijalani istri Novel. Ia mengingatkan agar polisi tidak gegabah dalam mengungkap kasus ini.

"Apakah karena jualan gamis atau tidak itu urusan nanti, kepolisan ditantang untuk ungkap kasus ini," ucap Politisi Gerindra tersebut.  

Sementara itu, Koordinator KontraS Haris Azhar menilai kesimpulan Kapolda Metro yang menyebut penyiraman Novel ada kaitannya dengan bisnis pakaian istrinya, sangat lucu dan aneh.

Menurut Haris, bisa saja modus teror atau proses teror itu dengan mendatangi toko istri Novel, namun bukan berarti dapat disimpulkan bahwa peristiwa ini terkait bisnis gamis. "Seharusnya kepolisian perbanyak olah temuan, informasi atau petunjuk," ujarnya.

Periksa Saksi

Sebelumnya, Iriawan mengatakan saat ini perkembangan kasus penyiraman cairan kimia berbahaya terhadap Novel masih dalam tahap penyelidikan. Polisi juga sedang melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi.

"Tim sedang bekerja, di mana sedang melakukan penyelidikan. Ada pemeriksaan saksi, barang bukti ada di sana, cairan sedang diperiksa Labfor. Ada H2So4, asam sulfat," kata Iriawan.

Iriawan juga mengatakan, istri Novel juga telah dimintai keterangan. Dia dimintai keterangan terkait bisnis pakaian muslim online yang dimilikinya, termasuk soal siapa saja yang pernah datang membeli dalam beberapa hari ini.

Namun, bukan berarti kasus Novel dikaitkan langsung bisnis istrinya.

"Yang ada saya ingin tanyakan, siapa tahu ada yang mencoba membeli baju ke rumahnya (laki-laki). Ternyata enggak ada. Itu maksud saya. Saya gali keterangan sejumlah saksi, terutama tetangganya," ujarnya.

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TUTUP