TUTUP
TUTUP
NASIONAL

Polisi Curigai Pria Pembeli Baju Gamis di Rumah Novel

Sebelum insiden, ada pria bertanya soal baju gamis pria di rumah Novel
Polisi Curigai Pria Pembeli Baju Gamis di Rumah Novel
Aksi Dukungan untuk Novel Baswedan (ANTARA FOTO/Reno Esnir)

VIVA.co.id – Polisi secara perlahan mulai menelusuri satu persatu pihak-pihak yang diduga terkait dengan insiden penyiraman terhadap penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi, Novel Baswedan. Polisi mulai memetakan orang-orang yang dianggap mencurigakan melalui keterangan para saksi mata.

Adalah pembantu rumah tangga Novel, yang mengaku mencurigai seorang pria yang beberapa hari sebelum kejadian, sempat mendatangi rumah Novel untuk membeli gamis.

"Minggu lalu laki-laki nanya ke asisten rumah tangga, apakah di rumah korban jual gamis laki-laki. Memang di rumah itu istri korban jual gamis perempuan, ada semacam toko itu," kata Kepala Bagian Mitra Biro Hubungan Masyarakat Polri, Kombes Pol Awi Setiyono di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu, 12 April 2017.

Meski demikian, dugaan ini belum bisa disimpulkan pria tersebut pelakunya. Polisi masih harus mendalami satu persatu keterangan dan petunjuk kasus teror penyiraman air keras yang menimpa penyidik senior KPK itu. "Apa kaitan atau tidak? Ini (butuh) proses pemeriksaan mendetail dan mendalam," ujar Awi.

Kemudian, polisi juga telah meminta keterangan dari Novel mengenai aksi kejadian tersebut. Selain itu, polisi masih mendalami pengakuan Novel yang beberapa hari ini merasa diikuti orang tak dikenal.

"Tapi diikuti oleh siapa masih didalami. Karena dia enggak tahu betul siapa yang diikuti, perasaan ya," terang Awi.

Novel Baswedan menjadi korban penyiraman air keras oleh orang tidak dikenal saat pulang dari Masjid Al Ikhlas, usai salat subuh. Akibat itu, Novel mengalami luka di wajah dan mata yang masih mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Mitra Keluarga, Kelapa Gading, Jakarta Utara.

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TUTUP