NASIONAL

Hukum Rajam Resmi Berlaku di Aceh

Hanya fraksi Partai Demokrat yang menyatakan menolak klausul hukuman rajam.

ddd
Selasa, 15 September 2009, 08:55
Mesjid Baitur Rachman, Aceh
Mesjid Baitur Rachman, Aceh (www.unesco.or.id)

VIVAnews- Meski pemerintah Aceh telah menyatakan menolak Qanun Jinayat dan Acara jinayat, yang memasukan hukuman rajam bagi pelaku zina yang telah menikah, namun Dewan Perwakilan Rakyat Aceh, (DPRA) tetap mengesahkan Qanun tersebut.

Tujuh dari delapan Fraksi di DPR Aceh, menyatakan setuju Qanun Jinayat dan acara Jinayat disahkan. Hanya fraksi Partai Demokrat yang menyatakan menolak klausul rajam, meski juga menyetujui pengesahan Qanun tersebut.

Wakil Gubernur Aceh, Muhammad Nazar mengatakan, posisi pemerintah Aceh yang menolak klausul rajam dalam Qanun Jinyat, sangat dilematis. Menurutnya pemerintah Aceh harus tetap menjalankan aturan tersebut sesuai undang-undang.

"Posisi kita tetap menolak rajam masuk dalam qanun. Jadi ini disahkan dengan catatan, kita akan melakukan upaya lebih jauh nantinya," kata dia, Selasa, 15 September 2009.

Dia mengatakan, pemerintah Aceh belum berencana mengajukan uji materil (judicial review) aturan tersebut, ke Mahkamah Agung. "Apapun undang-undang yang disahkan, wajib untuk dilaksanakan, kita akan memikirkan langkah selanjutnya," tambah dia.

Pengesahan Qanun Jinyat yang juga memasukan klausul rajam, mendapatkan kritikan keras dari sejumlah kalangan sipil di Aceh. Anggota Jaringan Masyarakat Sipil Aceh, Liza Dayani, menyebutkan, qanun jinayah dan acara jinayah sangat prematur.

"Penyusunan Qanun itu tidak melibatkan masyarakat dan terkesan dipaksakan Dewan, aturan ini harus ditinjau ulang," tambah dia.

Qanun juga dinilai hanya bisa menyentuh penjaha-penjahat kelas rendah. Meski memuat aturan potong tangan bagi pencuri dan rajam bagi pezina, tak ada aturan yang menyebutkan soal perampokan, korupsi, dan pembunuhan.

Laporan: Muhammad Riza|Aceh

Berita Terfavorit:
1. Pernikahan Mendadak Ala Zaskia & Hanung
2. Ibra Bandingkan Guardiola dengan Mourinho
3. Mengapa Suhu Jakarta Terasa Lebih Panas
4. Pesan Malaysia pada Media Massa di Indonesia
5. Masyarakat Diimbau Ikut Ketetapan Pemerintah



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
Anti federasi
24/09/2009
Hidup aceh !!! Hidup jinayat !! Matilah para pezina !!
Balas   • Laporkan
antik
18/09/2009
mengerikan. sangat mengerikan. ada sesuatu yang salah yang kita biarkan terjadi di aceh.
Balas   • Laporkan
heri
16/09/2009
Bagus........hanya perlu Polisi dan Hakim yang Jujur
Balas   • Laporkan
della
16/09/2009
Hukum rajam adalah hukum milik kaum Yahudi yang sejak zaman dulu sudah diterapkan oleh mereka. ”Bagi pelaku perzinahan diberlakukan hukuman mati (Imamat 20:10-20) dan rajam sampai mati” (Ulangan 22:22-24) Demikian pula hukum itu diberlakukan pada zam
Balas   • Laporkan
Iqbal
15/09/2009
Semua yang sudah diatur jika sesuai dg Al-Qurån pasti menjadi yang terbaik untuk sluruh umat, tdk ada yang akan di rugikan. Yang menakutkan itu kalo hukumnya gak jelas, kan smua ada aturannya. Semoga terjadi perubahan yang berarti dlm masyarakat aceh. A
Balas   • Laporkan
Iqbal
15/09/2009
Semua yang sudah diatur jika sesuai dg Al-Qurån pasti menjadi yang terbaik untuk sluruh umat, tdk ada yang akan di rugikan. Yang menakutkan itu kalo hukumnya gak jelas, kan smua ada aturannya. Semoga terjadi perubahan yang berarti dlm masyarakat aceh. A
Balas   • Laporkan
Rony
15/09/2009
bagaimana kalau warga Aceh berzina diluar Aceh? kalau terbebas dari qanun Jinayah, berarti hanya daerahnya saja yang bakal bersih (kalau memang qanun ini diselenggarakan dengan sungguh-sungguh nantinya) sementara orang-orangnya (terutama yang nakal dan pu
Balas   • Laporkan
rakyat
15/09/2009
punya hukum sendiri, berarti negara sendiri donk... gmn yg non muslim ya?? mau bikin negara islam aceh merdeka.
Balas   • Laporkan
kesit hanggraito
15/09/2009
iya betul nih...napa pezina yang lebih dijadikan obyeknya. bagaimana dengan koruptor? menarik bila banyak pelaku korupsi dirajam...
Balas   • Laporkan
mohc rifai
15/09/2009
NGERI & MENAKUTKAN HIDUP DI ACEH, BAGAIMANA BILA SALAH TANGKAP? SEPERTINYA ACEH SUDAH MERDEKA BUKAN DIBAWAH INDONESIA LAGI YA...
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com