TUTUP
TUTUP
NASIONAL

Harimau yang Masuk Pemukiman Baru Belajar Berburu

Diperkirakan hanya seekor dan berusia tiga tahun.
Harimau yang Masuk Pemukiman Baru Belajar Berburu
Penampakan Harimau Jawa yang menghebohkan jejaring sosial (Facebook)

VIVA.co.id - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) telah menyelidiki laporan warga tentang serangan harimau yang memangsa belasan hewan ternak di Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, sejak sebulan terakhir.

Petugas BKSDA menganalisis dan mengamati jejak hewan buas yang telah meneror warga setempat itu. "Diperkirakan harimau tersebut berusia tiga tahun," kata Syahrial Tanjung, Kepala Kantor BKSDA Resor Kabupaten Agam, saat dihubungi melalui telepon selulernya pada Kamis, 23 Maret 2017.

BKSDA sudah mengerahkan sejumlah petugas ke lokasi. Bahkan satu unit perangkap dengan umpan seekor Kambing sudah dipasang di Jorong Kampung Tangah, Palembayan. Petugas berpatroli hingga ke pedalaman hutan sampai malam.

Syahrial mengimbau warga waspada terhadap gangguan harimau itu. Apalagi usia harimau itu baru tiga tahun. Itu artinya merupakan fase pemisahan dari induk harimau dan memasuki siklus belajar berburu.

Syahrial memperkirakan, selain memang telah masuk pada siklus berburu dan pisah dari induk, hewan ternak yang ditambat di sekitar pinggiran hutan juga menjadi salah satu sebab harimau itu masuk ke permukiman. Dia menyarankan warga tak menambat hewan ternak di pinggiran hutan.

Serangan harimau dilaporkan terjadi sejak sebulan terakhir. Sedikitnya 13 hewan ternak telah dimangsa harimau Sumatera itu, antara lain, 12 kerbau dan seekor kambing.

Wilayah cakupan itu meliputi wilayah di Kecamatan Palembayan, seperti Jorong Marambuang Nagari Baringin, Jorong Palembayan Tangah Nagari Ampek Koto, Jorong Sipinang Nagari Sipinang, dan Tantaman Kenagarian Tigo Koto Silungkang.

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP