TUTUP
TUTUP
NASIONAL

Jenazah Wartawati yang Dibunuh Tiba di NTT

Ritual adat Tokong Bakok digelar menyambut jenazah.
Jenazah Wartawati yang Dibunuh Tiba di NTT
Jenazah jurnalis yang dibunuh suaminya tiba di Ruteng, NTT, Senin, 20 Maret 2017 (tvOne/antv/Jo Mariono (NTT))

VIVA.co.id – Jenazah Maria Yeane Agustuti tiba di rumah orang tuanya di kampung Redong Kelurahan Wali, Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin, 20 Maret 2017 sekitar pukul 22.00 Wita.
 
Kedatangan jenazah jurnalis Palu Ekspress itu disambut isak tangis keluarga. Orangtua Maria, Yohanes Ndos dan Luzia Riza Mado terus menangis sambil memeluk jenazah anak mereka.
 
Sebuah ritual adat Tokong Bakok digelar menyambut jenazah wanita 35 tahun ini. Ritual Tokong Bakok merupakan pernyataan adat dimulainya malam perkabungan di tanah kelahiran.
 
Seekor ayam jantan sebagai kurban dipotong di depan jenazah. Ayam itu lantas dibakar. Hati ayam, paha dan dada dijadikan sesajen. Ayam yang telah dibakar ini diyakni sebagai makanan untuk roh mendiang.
 
Kakak kandung korban pastor Quirinus Soetrisno yang mendampingi jenazah mulai dari Palu sampai ke Ruteng, mengucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada semua pihak di Palu yang membantu pemulangan jenazah.
 
 “Perjalanan kami lancar mulai dari Palu-Makassar-Denpasar-Bandara Komodo Labuan Bajo, kemudian menempuh perjalanan darat selama empat jam dan malam ini tiba di Ruteng berkat bantuan semua pihak,” ujarnya.
 
Dia melanjutkan, “Terima kasih juga  untuk awak media baik di Palu dan di Ruteng Flores yang mempublikaskan peristiwa kematian yang tidak wajar ini secara meluas. Ini terjadi mungkin karena adik saya Tuti ini seorang wartawati." 
 
Tuti merupakan jurnalis Palu Ekspress asal Ruteng yang tewas akibat dicekik suaminya sendiri Rinu Yohanes Sandipu. Korban ditemukan tak bernyawa di dalam kamar indekosnya di Palu Sulawesi Tengah, Jumat, 17 Maret 2017. Rencananya, jenazah almarhumah akan dimakamkan di pekuburan Redong, Selasa, 21 Maret 2017.

Laporan Jo Mariono (Manggarai, NTT)
  

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TUTUP