TUTUP
TUTUP
NASIONAL

Hujan Es dan Angin Membuat Sejumlah Kerusakan di Surabaya

Kaca gedung pecah, pohon dan tembok roboh menimpa mobil hingga ringsek
Hujan Es dan Angin Membuat Sejumlah Kerusakan di Surabaya
Kerusakan akibat hujan deras disertai angin kencang dan es di Surabaya (VIVA.co.id/Nur Faishal)

VIVA.co.id – Hujan disertai angin kencang dan es di Kota Surabaya, Jawa Timur, pada Selasa sore, 7 Maret 2016, membuat sejumlah pohon di beberapa titik jalan tumbang. Bahkan, dinding kaca beberapa gedung pencakar langit dilaporkan lepas dan rusak.

Pohon yang banyak tumbang terjadi di sepanjang Jalan A Yani Surabaya. Di pertigaan A Yani-Margorejo, tiang traffick light roboh dan menimpa sebuah mobil. Akibat peristiwa itu, hingga petang, kemacetan terjadi dari Bundaran Waru, Sidoarjo, sampai ujung Jalan A Yani di Wonokromo.

Selain menumbangkan pohon, angin kencang dan hujan es juga membuat dinding kaca sejumlah gedung rusak. Di gedung kampus Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya, misalnya. Sebagian kaca gedung baru itu pecah dan lepas. Sejumlah motor yang parkir rusak juga tertimpa pohon tumbang.

Di jalan Kelurahan Menanggal, Kecamatan Gayungan, sebuah mobil Innova putih yang tengah parkir di pinggir jalan ringsek tertimpa tembok pagar pabrik usang yang roboh. Celakanya, saat tembok ambruk, tiga penumpang mobil masih berada di dalam mobil bernomor polisi L 1569 GF tersebut.

Pengamatan VIVA.co.id di lokasi kejadian, mobil tersebut rusak dan ringsek di bagian atap. Bongkahan tembok masih berada di atas mobil. Puluhan polisi dari Sabhara dan Lalu Lintas Kepolisian Daerah (Polda) Jatim berjaga-jaga di lokasi kejadian.

Ketua Rukun Tetangga II Kelurahan Menanggal, Suwantoko menjelaskan, mobil nahas tersebut parkir di pinggir jalan dekat warung makan bebek saat hujan deras dan angin kencang terjadi, sekira pukul 15.30 WIB. "Yang naik mobil pesan makan di warung bebek," katanya kepada VIVA.co.id, di Surabaya, Selasa, 7 Maret 2017.

Sambil menunggu makanan yang dipesan, tiga penumpang itu menunggu di dalam mobil. Tidak lama kemudian, suara gemuruh terdengar. Rupanya, tembok pabrik yang dijadikan dinding oleh warung bebek rubuh. "Yang di luar mobil, ada penjual warung bebek dan dua orang berteduh tertimpa," kata Suwantoko.

Dia menjelaskan, ada tiga orang yang berada di dalam mobil berhasil dikeluarkan dan menderita luka. "Yang parah yang ada di luar mobil. Satu penjual bebek dan dua orang berteduh. Semua korban dibawa ke RS Bhayangkara," ucap Suwantoko.

Kerusakan akibat hujan deras disertai angin kencang dan es di Surabaya

Laporan dari Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika Juanda, Surabaya, gerakan awan kumulonimbus atau CB terpantau citra radar bergerak di langit Surabaya dengan ketinggian empat kilometer. Awan tersebut melampaui freezing level.

Kepala Stasiun Metereologi Kelas I Juanda Surabaya, Albertus Kusbagio menjelaskan, bahwa hujan es berasal dari awan CB yang besar. Butiran air superdingin menyebabkan air menjadi es. Bisa jadi, saat berada di atas awan gumpalan es itu terlalu besar sehingga tidak mencair dan jatuh ke bumi berupa butir-butir es.

"Saat jatuh sampai tanah masih ada yang berupa butiran es. Dalam istilah metereologi, (hujan es) itu disebut hail," kata Albertus.

Kerusakan akibat hujan deras disertai angin kencang dan es di Surabaya

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TUTUP