TUTUP
TUTUP
NASIONAL

Pemerintah Diharapkan Minta Jaminan Raja Salman Lindungi TKI

Selain bicara bisnis, jangan lupa perlindungan TKI di Arab Saudi.
Pemerintah Diharapkan Minta Jaminan Raja Salman Lindungi TKI
Pertemuan Raja Salman dari Arab Saudi dan Presiden Jokowi di Istana Bogor. (REUTERS/Achmad Ibrahim/Pool)

VIVA.co.id – Pemerintah diminta bisa memanfaatkan momentum kunjungan Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz al Saud, ke Indonesia untuk membahas perlindungan TKI yang bekerja di Negeri Tanah Suci. 

Anggota Komisi IX DPR, Muhammad Iqbal, meminta kepada pemerintah agar selain mempererat hubungan bisnis, investasi kedua negara dan dan pembahasan kuota haji, kunjungan Raja Salman harus bisa menjadi landasan baru dalam perlindungan TKI di Arab Saudi. 

"Terkait hal ini saya berharap pemerintah lebih intensif dan fokus membicarakannya dengan meminta kepada pemerintah Arab Saudi untuk aktif memberikan perlindungan hukum kepada pekerja Indonesia yang bekerja di Arab Saudi," kata Iqbal dalam keterangannya, Rabu 1 Maret 2017. 

Iqbal menekankan hal itu, sebab masih banyak TKI di luar negeri yang bernasib mengenaskan. Salah satunya yakni nasib yang dialami TKI Lombok, Nusa Tenggara Barat, Sri Rabitah. 

Rabitah bekerja di Qatar, tapi dalam prosesnya dia kehilangan ginjalnya. Ironisnya, dia menyadari ginjalnya hilang setelah pulang ke Tanah Air. 

Iqbal yang merupakan politikus PPP itu mengatakan, DPR telah mendesak ke pemerintah untuk mengusut tuntas kasus TKI Rabitah tersebut.

DPR ingin pemerintah mengusut apakah ada kesalahan prosedur yang dilakukan rumah sakit Qatar serta bagaimana tindakan medis yang dilakukan saat itu.

Kehilangan Ginjal

Seperti diketahui, Rabitah mendapat perlakuan tak manusiawi dari majikannya. Suatu hari dia diajak majikannya ke rumah sakit untuk pengecekan kesehatan. Padahal Rabitah saat itu sehat-sehat saja dan sempat menolak.

Sampai di rumah sakit, Rabitah menjalani serangkaian pemeriksaan, seperti cek darah dan pemasangan infus, serta disuntik hingga tak sadarkan diri.

Belakangan, usai ke rumah sakit, Rabitah sering sakit dan mengalami batuk darah. Atas alasan itu, majikannya kemudian memulangkan Sri Rabitah ke Tanah Air. Di Tanah Air, oleh suaminya, Rabitah diantar periksa ke RSU dan akhirnya mengetahui telah kehilangan salah satu ginjalnya. (ren)

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP