NASIONAL

Universitas Diponegoro Tolak Mahasiswa Malaysia

Malaysia Balas Singkirkan Undip

Malaysia tak terima mahasiswanya dinilai berkualitas rendah oleh Universitas Diponegoro.

ddd
Jum'at, 4 September 2009, 14:03
Demo Kedubes Malaysia
Demo Kedubes Malaysia (VIVAnews/Tri Saputro)

VIVAnews - Universitas Diponegoro (Undip), Semarang memutuskan untuk menolak mahasiswa baru asal Malaysia. Tak mau kalah, Kementerian Pendidikan Malaysia balas mengeluarkan Undip dari daftar universitas yang direkomendasikan untuk para mahasiswa kedokterannya.

Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Malaysia, Prof Radin Umar mengatakan dikeluarkannya Undip dari daftar karena universitas tersebut dianggap gagal memenuhi persyaratan dari Malaysia Medical Council (MMC).

"Sepengetahuan saya, keputusan ini tak ada kaitannya dengan klaim Universitas Diponegoro bahwa mahasiswa kedokteran Malaysia berkualitas rendah," kata Radin Umar, kepada Malay Mail, Jumat 4 September 2009.

Kata dia, seluruh mahasiswa Malaysia yang ingin belajar kedokteran di luar negeri harus memenuhi persyaratan minimun yang dipatok kementerian pendidikan dan disesuaikan dengan permintaan universitas yang dituju.

Namun, kata dia, masalah muncul ketika mahasiswa yang tak bisa memenuhi persyaratan dari kementerian, mendaftar ke universitas luar negeri melalui agen.

Sebagian besar universitas yang dimasuki melalui agen bukan universitas yang mumpuni alias top di negara tujuan pendidikan. Beberapa diantaranya bahkan lebih mengincar keuntungan, terutama dari selisih kurs mata uang asing.

"Itulah mengapa agen-agen di luar negeri hanya bisa mendapatkan mahasiswa dengan kualitas rendah dari Malaysia. Itu bukan tanggung jawab kementerian, tapi tanggungjawab universitas yang menerima mahasiswa berkualitas rendah itu, seperti dalam kasus Universitas Diponegoro," tambah Radin.

Kata dia, Undip dikeluarkan dari daftar kerjasama karena beberapa alasan, salah satunya kurikulum.

Meski demikian, kata Radin, Indonesia dan Malaysia akan meneruskan kerjasama yang baik dalam hal pendidikan kedokteran. "Beberapa dokter kita adalah hasil didikan Indonesia selama 1970-an," kata dia.

Radin juga mengakui standar pendidikan kedokteran di Indonesia tinggi, meski dalam soal infrastruktur dan fasilitas fakultas kedokteran, negeri jiran itu masih unggul. Indonesia masih jadi 'saudara tua' Malaysia dalam hal pendidikan kedokteran. "Sangat krusial bagi dua negara ini untuk menghormati satu sama lain," tambah Radin.

Sebelumnya, Rektor Universitas Diponegoro, Prof Susilo Wibowo mengatakan ada beberapa alasan mengapa Undip menolak mahasiswa baru asal Malaysia. Pertama, selama ini Malaysia selalu memilih untuk menempatkan mahasiswanya di Fakultas Kedokteran. Tetapi saat menempuh kuliah, mereka tidak bisa mengikuti dengan baik.

Alasan kedua, para mahasiswa asal Malaysia ternyata tidak disiplin dan sering ngemplang uang kuliah.

Alasan lainnya adalah dilandasi semangat nasionalisme. Undip merasa prihatian atas sikap Malaysia yang telah melecehkan bangsa Indonesia. Menyusul munculnya persoalan TKW dan klaim atas kebudayaan asli Indonesia.



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
Rendy
07/09/2009
Perhatikan gaya pejabat Malaysia. Ketika menghadapi boikot dari Indonesia mereka langsung menyerang dan 'sok tinggi'. Diplomasinya sok kuasa dan sok dibutuhkan. Saya salut dengan sikap Rektor Undip. Buat pelajar Indonesia, nggak usah pilih belajar ke Mala
Balas   • Laporkan
fauzi johan
07/09/2009
ada saja yang salah dengan malaysia. mana ada hebat semua, tentunya ada kekurangan malaysia dan kelebihan indonesia dan sebaliknya. cape deeeh..
Balas   • Laporkan
mamat
05/09/2009
Nasionalisme itu penting sekali bagi setiap negara. Tatkala martabat dilecehkan, bukan cuma sekali dua, cukuplah hal itu sebagai landasan untuk bertindak. Jutaan orang mati karena membela martabat bangsa, karena nasionalisme. Itu saja cukup sebagai alasan
Balas   • Laporkan
Sholla
05/09/2009
Viva UNDIP!
Balas   • Laporkan
udadoan
05/09/2009
sudahlah nggak usah ribut, ditetapkan saja kalo ada mahasiswa malingsia belajar di Indonesia suruh bayar dulu biaya kuliah seluruh semester. mau pinter atau kagak yang jelas die dah bayar LUNAS
Balas   • Laporkan
Halim
05/09/2009
Jangan bertingkah laku kayak anak kecil ach... malu dong !!!!
Balas   • Laporkan
Indonesia Not Malingsial..
05/09/2009
jiah gak ngefek buat UNDIP.. orang UNDIP dulu yg ngelarang kok jadinya si malon ntu gengsi dia ditolak jdi UNDIP dikeluarin biar orang tau yg nolak malon tapi bukan UNDIP.. Dsar licik malon sampai dirjen pend. nya licik juga.. dasar malingsial.......
Balas   • Laporkan
rahman
04/09/2009
wah undip rasis juga ya? kok di judge dari negaranya, bukanya itu masalah orang per orangnya... seleksi pas mau masuk lah...
Balas   • Laporkan
muhammad
04/09/2009
http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2008/10/10/34066/Terbongkar..Sindikat.Pemalsu.Dokumen.Mahasiswa.FK.Undip itu sebabnya
Balas   • Laporkan
muhammad
04/09/2009
Kasus yang paling parah adalah mahasiswa malaysia berhasil jadi dokter gadungan menggunakan jasa calo yang parahnya di masukkan oleh onum penjahat itu ke undip. Maka sejak itu UNDIP berang dengan masiswa asal Malaysia. Silahkan di cek sumbernya : http
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com