TUTUP
TUTUP
NASIONAL

Kerabat Diam, Ketua RT Buka Sosok Terduga Teroris Jatiluhur

Ivan berencana meniti karier di Kalimantan.
Kerabat Diam, Ketua RT Buka Sosok Terduga Teroris Jatiluhur
Rumah Ivan Rahmat Syarif, Terduga Teroris yang ditangkap di Jatiluhur

VIVA.co.id – Terduga teroris Ivan Rahmat Syarif (28) yang ditangkap di Desa Karang Layung, Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat pada Minggu, 25 Desember 2016, membuat kerabat keluarga di tempat asalnya terpukul.

Ivan diketahui berdomisili di Kampung Cijerah RT 03/03 Desa Tani Mulya, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat. Saat Ivan diduga mulai berkecimpung di dunia teroris, pria kelahiran 10 Juli 1988 ini mengontrak rumah di Komplek Tani Mulya Indah RT 01/03, Desa Tani Mulya, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat.

Saat didatangi awak jurnalis, rumah kediaman yang diisi oleh ibu dan saudaranya, semakin tertutup ketika anaknya ditangkap Detasemen Khusus (Densus) 88 Mabes Polri. Rumah persegi panjang yang menghadap selatan itu tertutup rapat dengan satu kendaraan roda dua terparkir di depannya.

Ketua RT 03/03 Desa Tani Mulya Kecamatan Ngamprah Kabupaten Bandung Barat, Iya Sukria memastikan, pria yang kesehariannya berjualan makanan ringan saat bulan puasa itu merupakan warga asli.

"Betul warga bapak. Masih KTP, Kartu Keluarga (KK) di sini. Dia ngontrak di luar RT ini," ungkap Iya di kawasan rumah Ivan, Senin, 26 Desember 2016.

Iya menilai, ketertutupan orangtua saat disambangi awak jurnalis mengenai Ivan, tidak bisa dipungkiri. Menurutnya, dari informasi yang dihimpun, keluarga saat ini kaget dengan kejadian tersebut.

Selain itu, Iya juga mengaku, dari gelagat keseharian, Ivan tidak terlalu jauh berbeda dengan pemuda lainnya. Bahkan, Iya mengumpamakan Ivan dikategorikan pemuda yang haus akan pengalaman. Terakhir, usaha mencari kerja menjadi aktivitas ivan.

Beberapa hari sebelum penangkapan, pihaknya mendapat informasi bahwa yang bersangkutan berencana meniti karier di Kalimantan. Diketahui, Ivan yang memiliki istri bernama Raida Rumaisha ini berjualan makanan bubur sumsum yang beredar di kawasan Bandung Barat dan sekitarnya.

"Ivan bilangnya empat hari yang lalu mau kerja ke Kalimantan empat hari sebelum penangkapan, enggak tahu berangkat atau tidaknya. Infonya semacam itu," ungkapnya.

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP