TUTUP
TUTUP
MINIMIZE
CLOSE
NASIONAL

Yusril: Ratna dan Rahmawati Dituduh Mau Gulingkan Pemerintah

"Kalau tidak cukup bukti, saya berharap segera dilepaskan."
Yusril: Ratna dan Rahmawati Dituduh Mau Gulingkan Pemerintah
Yusril Ihza Mahendra (Foe Peace)

VIVA.co.id - Pengacara Yusril Ihza Mahendra memastikan menjadi kuasa hukum bagi delapan orang yang dituduh makar dan ditangkap aparat Kepolisian.

Mereka yang ditangkap, di antaranya, Ratna Sarumpaet, Rachmawati Soekarnoputri, Kivlan Zein, Ahmad Dhani Prasetyo. Mereka ditangkap di tempat berbeda di Jakarta, Bogor, dan Bekasi pada Jumat, 2 Desember 2016.

Yusril telah menemui sebagian mereka saat diperiksa di Markas Komando Brigade Mobile (Brimob) di Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, pada Jumat. Dia membenarkan kabar yang beredar bahwa mereka ditangkap karena tuduhan makar atau hendak menggulingkan pemerintah.

Polisi, kata Yusril, menjerat mereka dengan tiga pasal dalam Kitab Undang Undang Hukum Pidana, yakni Pasal 87, Pasal 107, dan Pasal 207. Semua pasal itu mengatur tentang makar atau upaya menggulingkan pemerintahan yang sah.

"Ibu Ratna (Sarumpaet) bilang, 'saya tidak mau makar'. Tetapi polisi bilang sudah mempunyai bukti-bukti permulaan, dan karena itu beliau akan diperiksa," kata Yusril kepada wartawan di Markas Komando Brimob.

Mantan Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia itu mengaku belum mengetahui persis alasan polisi menangkap mereka. "Tapi mungkin ini berkaitan dengan aksi damai (Aksi Bela Islam III) di (Lapangan) Monas hari ini," katanya.

Yusril bersedia mendampingi secara hukum orang-orang yang ditangkap itu demi proses hukum yang benar dan adil. Soalnya tuduhan makar atau upaya menggulingkan pemerintahan itu sangat sensitif dan berhubungan erat dengan situasi keamanan nasional.

"Kalau tuduhan makar itu, kan, sensitif karena berkaitan dengan masalah-masalah politik," katanya.

"Jadi, saya bertindak sebagai lawyer (pengacara) untuk mendudukkan permasalahan ini dalam proporsi yang sebenarnya. Kalau, misalnya, tidak cukup bukti, tidak cukup alasan, saya berharap segera dilepaskan agar segera kembali," dia menambahkan.

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP