TUTUP
TUTUP
MINIMIZE
CLOSE
NASIONAL

Target Bom Teroris Majalengka Tahun Baru dan Natal

Sasaran kantor pemerintahan, kedutaan besar dan stasiun televisi.
Target Bom Teroris Majalengka Tahun Baru dan Natal
Rilis pelaku dan barang bukti kasus penangkapan terduga teroris Majalengka (VIVA/Syaefullah)

VIVA.co.id –  Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Hubungan Masyarakat Polri, Komisaris Besar Polisi Martinus Sitompul mengungkap, aksi amaliah akan dilakukan kelompok teroris Rio Priatna Wibawa (RPW) pada saat perayaan Natal dan Tahun Baru.

"Mereka memanfaatkan momentum bulan Desember, yang ada kegiatan keagamanan, kegiatan masyarakat dan kegiatan yang dianggap oleh kelompok ini patut diserang," kata Martinus Sitompul di kantornya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin, 28 November 2016.

Martinus menambahkan, sasaran target dari kelompok RPW yang berjaringan dengan organisasi radikal Islamic State Irak dan Suriah (ISIS) Bahrun Naim, di beberapa tempat kantor pemerintahan seperti gedung DPR, Mabes Polri, Mako Brimob Depok, Kedubes Asing, stasiun televisi tertentu, tempat ibadah dan kafe.

"Yang akan diserang kantor Polri, Gedung DPR, Kedutaan Besar, dan dua stasiun televisi," ujarnya.

Dari hasil pemeriksaan, Densus 88 Antiteror Mabes Porli mengamankan sejumlah terduga yang masuk jaringan RPW. Ada tiga orang lain, seperti Bahrain Agam (BA) yang ditangkap Aceh Utara, Abu Syifa alias SB yang ditangkap di Serang, Banten.

"AS alias SB ikut membantu produksi bahan peledak. Ikut melakukan percobaan pembuatan bahan peledak kurang lebih dua minggu," kata Martinus Sitompul.

Tersangka lain adalah H alias AP warga Aceh, yang mempunyai peran pemberi dana dan membuat produksi bahan peledak. Sementara BA yang ditangkap di Tangerang Banten adalah orang yang mempunyai ide dalam melakukan aksi teror, pemberi dana, dan membuat bahan peledak.

"Sehingga semua bersama-sama dengan tersangka Rio (RPW) dalam membuat bahan peledak di Majalengka, yang sudah tertangkap lebih awal," ujarnya.

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP