TUTUP
TUTUP
NASIONAL

Pencarian Heli Bell TNI di Tarakan Dilanjutkan

Pencarian difokuskan ke wilayah hutan Malinau
Pencarian Heli Bell TNI di Tarakan Dilanjutkan
Helikopter TNI AD.  (Antara/ Prasetyo Utomo)

VIVA.co.id – Sebuah helikopter milik TNI Angkatan Darat jenis Heli Bell 412, dilaporkan hilang kontak dari pengawas Bandara Tarakan, Kalimantan Utara, Kamis, 24 November 2016. Pagi ini, 25  Novermber 2016, tim SAR melanjutkan proses pencarian terhadap helikopter yang mengangkut logistik ke pos penjaga di perbatasan Indonesia-Malaysia.

Pencarian awal pagi ini dilakukan menggunakan pesawat komersil milik Susi Air, yang melakukan penerbangan ke sekitar lokasi terakhir kontak terjadi dengan helikopter tersebut, yakni pada koordinat 03 48' 54".0 N - 116 03' 03.6" E, arah timur Long Bawan, wilayah hutan Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara.

“Saat ini pos pencarian dipusatkan di Pangkalan Udara Tarakan, dengan melibatkan sejumlah tim SAR dari TNI dan Basarnas,” jelas Komandan Lantamal XIII Tarakan, Laksamana Pertama TNI Wahyudi H Dwiyono, di kantornya, Jumat, 25 November 2016.

Pada pencarian hari ini, selain melibatkan pesawat komersil, tim SAR juga akan mendatangkan helikopter SAR milik TNI Angkatan Udara dari Makassar, dan pesawat Casa milik TNI Angkatan Laut dari Manado. Kedua peralatan itu diperkirakan tiba siang ini, agar segera bisa dilibatkan dalam pencarian.

Sebelumnya Heli Bell 412 hilang kontak saat mengangkut logistik  seberat 400  kilogram. Helikopter ini meninggalkan Tarakan pukul 10.54 WITA, dan kontak terakhir dengan tower Malinau terjadi pukul 11.16 WITA. 

Heli Bell 412 ini mengangkut:
1. Lettu CPN Yohanes Syaputra
2. Lettu CPN Abdi Damain
3. Lettu Ginas Sasmita
4. Sertu Bayu Sadeli
5. Praka Suyanto

Laporan: Muhammad Tahir/Hendry – Tarakan/Kalimantan Utara

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP