TUTUP
TUTUP
NASIONAL

2017, Bandung Tuan Rumah Forum Penyiaran Internasional

Di Indonesia banyak tayangan televisi tak memberi manfaat ke publik.
2017, Bandung Tuan Rumah Forum Penyiaran Internasional
Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Yuliandre Darwis (Dokumentasi KPI)

VIVA.co.id – Kota Bandung Jawa Barat akan menjadi tuan rumah penyelenggaraan Forum Penyiaran Internasional untuk tahun 2017. Kegiatan yang akan diikuti oleh 57 negara ini rencananya digelar pada bulan Februari mendatang.

"Targetnya penyiaran menyuarakan independensi keberimbangan, industri kontennya," kata Ketua Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat Yuliandre Darwis di Gedung Pakuan Kota Bandung, Senin, 21 November 2016.

Yuliandre menilai, forum penyiaran internasional ini ditargetkan membawa semangat perdamaian karena mengangkat topik media yang membawa harmoni, kesejukan, dengan isu konvergensi siaran teknologi.

Menurutnya, permasalahan utama dinamika siar di Indonesia saat ini yaitu konten yang disampaikan. Pasalnya, saat ini banyak tayangan di Indonesia mengeluarkan biaya besar namun tak memberikan manfaat.

"Kenapa ada konten televisi Turki di televisi kita? Karena lebih murah. Satu episodenya bisa 1.000 dolar. Di Indonesia bisa 2.500-3.000 dolar. Tapi isinya? Isinya saat ini sinetron jadi- jadianlah apalah. Enggak ada isi," katanya.

Oleh karena itu, konten tayangan saat ini harus dibenahi. Dengan pertemuan tingkat Internasional, diproyeksikan muncul solusi baru. Targetnya, program penyiaran mampu menjalankan independensi dan menjunjung nilai-nilai penyiaran yang baik karena menjadi bagian citra Indonesia.

"Jadi penyiaran ini yang memberitakan baik atau tidaknya Indonesia. Baik atau tidaknya dengan konten yang ditayangkan," katanya.

 

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP