TUTUP
TUTUP
NASIONAL

Ahok Tersangka, Kapolri: Kami Bekerja Bukan karena Tekanan

Polri siap menghadapi segala risiko.
Ahok Tersangka, Kapolri: Kami Bekerja Bukan karena Tekanan
Kapolri Jenderal Tito Karnavian di Rupatama Polri (VIVA/Syaefullah)

VIVA.co.id – Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengemukakan, pihaknya siap menghadapi segala risiko dari keputusan yang diambil dalam kasus penistaan agama yang diduga dilakukan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.

"Kami siap dengan risikonya yang penting kami bekerja sesuai dengan aturan hukum bukan karena tekanan atau apapun juga," ujar Tito dalam konferensi pers, di Mabes Polri, Rabu, 16 November 2016. 

Penyelidik, kata Tito, bekerja berdasarkan Undang-undang Nomor 8 Tahun 1981 tentang hukum acara pidana.

Tito mengungkapkan, sempat terjadi perbedaan pendapat di kalangan penyelidik  maupun ahli. Namun, sebagian besar berpendapat terjadi tindak pidana sehingga kasus ditingkatkan dari penyelidikan menjadi penyidikan. Kemudian menetapkan Ahok sebagai tersangka.

Bareskrim Polri menetapkan Ahok sebagai tersangka kasus dugaan penistaan agama. Ahok diduga melakukan hal itu saat mengutip surat Al Maidah ayat 51 ketika kunjungan kerja ke Kepulauan Seribu, 27 September 2016.

Gelar perkara tersebut dilakukan secara terbuka terbatas di Bareskrim Polri, Selasa, 15 Oktober 2016. Sejumlah kalangan hadir, di antaranya para saksi ahli, Ombudsman dan Kompolnas.

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP