TUTUP
TUTUP
NASIONAL

Korupsi e-KTP, KPK Yakin Ada Aktor Lain

Saat ini KPK baru menetapkan dua orang sebagai tersangka.
Korupsi e-KTP, KPK Yakin Ada Aktor Lain
Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi, Agus Rahardjo. (Istimewa)

VIVA.co.id – Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi, Agus Rahardjo memastikan, pihaknya tidak akan berhenti dengan dua orang tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP).

Menurut Agus, tidak mungkin hanya mantan Direktur Pengelolaan Informasi dan Administrasi pada Ditjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri, Sugiharto dan mantan Dirjen Dukcapil Kemendagri, Irman yang 'bermain' pada proyek senilai Rp5,8 triliun ini.

"Perhitungan dari BPK, kerugian negaranya Rp2,3 triliun, pasti bukan ini doang yang bertanggung jawab. Pasti ada aktor yang lain," kata Agus di kantor KPK, Jl. HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis, 10 November 2016.

Agus mengungkapkan, selain melengkapi berkas dua tersangka tersebut, institusinya juga tengah menyelidiki keterlibatan pihak lain dalam kasus ini. Sayangnya, Agus belum mau membeberkan sosok yang diduga turut terlibat.

"Itu masih pendalaman. Untuk itu penyidik kumpulkan alat bukti siapa yang bertanggung jawab," ujarnya menambahkan.

Agus juga mengakui pihaknya mencurigai dalam proyek e-KTP tak hanya korupsi, melainkan juga terindikasi praktik suap. Terutama mengenai proses alokasi anggaran.

"Kalau terlibat dalam proses alokasi anggaran lalu dalam proses itu terjadi praktik suap, ya mungkin saja. Makanya itu sedang didalami." 

Diketahui, pada kasus ini penyidik KPK baru menetapkan dua orang sebagai tersangka. Dalam proses penyidikan, sejumlah saksi telah dipanggil untuk diperiksa, termasuk diantaranya para mantan pimpinan Komisi II DPR seperti Chairuman Harahap dan Agun Gunandjar serta Gubernur BI yang juga mantan Menteri Keuangan, Agus Martowardojo.

(mus)

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP