TUTUP
TUTUP
NASIONAL

Kini, Anak Tak Lagi Pakai Kiai dan Guru Tapi Kanjeng Google

Pergeseran transformasi nilai ini nyaris terjadi kepada seluruh anak
Kini, Anak Tak Lagi Pakai Kiai dan Guru Tapi Kanjeng Google
Ilustrasi/Mesin pencari Google (Pixabay/422737)

VIVA.co.id – Menteri Agama, Lukman Hakim Syaifuddin menilai, guru mempunyai posisi yang strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Karenanya, guru harus dihormati sebagai sosok yang punya peran penting.

Lukman menyebut, tugas guru saat ini lebih berat dari sebelumnya. Dia mengatakan, jika dahulu guru atau orangtua merupakan pihak yang memberikan landasan moral serta perilaku kepada anak didik. Namun sekarang, justru telah bergeser dan tergantikan dengan peran internet yang menyajikan media sosial.

"Guru-guru atau orangtua mereka yang mentransformasikan nilai yang menjadi nilai mereka adalah Facebook, Twitter dan semua media sosial. Semua terkait agama ada Majelis Al Facebookiyah, rujukan bukan lagi kiai tapi Kanjeng Google," kata Lukman dalam pembukaan Musyawarah Nasional Lembaga Dakwah lslam Indonesia (LDII) ke VIII di Balai Kartini, Jakarta, Selasa 8 November 2016.

Dalam kesempatan itu, Lukman juga menyampaikan apresiasinya atas kegiatan yang digelar LDII dan mau mengangkat tema yang berkaitan dengan penghormatan terhadap guru.

"Menghormati guru gerakan yang luar biasa, karena bangsa lndonesia terus berusaha bagaimana kapasitas SDM agar semakin baik, dan dalam hal tersebut guru menduduki posisi penting," kata Lukman

Terpisah, Ketua Umum LDII, Abdullah Syam mengatakan, bahwa pihaknya mengusung gerakan hormati guru sebagai tema Munas kali ini. Dia menyebut LDII berpandangan bahwa guru punya peran penting dalam membangun peradaban bangsa dan negara. "Ada bukti korelasi kemajuan bangsa dan penghormatan terhadap guru," katanya.

(mus)

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP