TUTUP
TUTUP
NASIONAL

Said Aqil: Kalau NU Ikut Demo, Jakarta Enggak Muat

Ketua Umum PBNU itu memuji aksi yang berlangsung damai.
Said Aqil: Kalau NU Ikut Demo, Jakarta Enggak Muat
Ketua Umum Nahdlatul Ulama, Said Aqil Siroj, di kantor Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan di Jakarta pada Jumat, 14 Oktober 2016. (VIVA.co.id/Moh Nadlir)

VIVA.co.id – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH.Said Aqil Siraj, mengatakan warga Nahdliyin belum sepenuhnya turun untuk ikut aksi pada Jumat 4 November 2016 lalu.

Pihaknya sudah mencoba mensetop. Namun tidak terbendung. Hanya saja, memang PBNU meminta agar atribut organisasi tidak disertakan dalam aksi damai tersebut.

"Warga NU ikut demo, nggak muat Jakarta. Segitu itu sudah kita rem-rem itu. Ya kita akui ada warga NU yang ikut asalkan tidak membawa atribut NU," jelas KH.Said Aqil, usai menerima kunjungan Presiden Joko Widodo, di kantornya, Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Senin 7 November 2016.

KH Said Aqil sendiri, memuji aksi yang berlangsung damai itu. Namun mengenai terjadinya kerusuhan pada malamnya, Said mengatakan itu telah mencoreng aksi damai yang dilakukan sejak siang.

"Adapaun kerusuhan setelah jam 6 (18.00 WIB) itu, itu jelas sekali mencoreng mengotori nilai-nilai demonstrasi damai yang dilakukan umat Islam setelah sholat Jumat," kata Said Aqil.

Ia meminta agar warga Nahdliyin tetap tenang, tidak melakukan tindakan anarkis. Menurutnya, tantangan ke depannya sangat besar untuk dihadapi daripada menghabiskan energi mengenai masalah dugaan penistaan agama oleh Gubernur DKI nonaktif Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.

"Tantangan ekonomi, tantangan budaya, radikalisme, terorisme, aduh jauh lebih besar daripada ngurusin yang satu orang inilah (Ahok)," tegasnya.

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP