TUTUP
TUTUP
MINIMIZE
CLOSE
NASIONAL

Alasan Suami Marwah Daud Mau Jadi 'Sultan' Dimas Kanjeng

Suami Marwah diperiksa polisi terkait kasus Dimas Kanjeng.
Alasan Suami Marwah Daud Mau Jadi 'Sultan' Dimas Kanjeng
Marwah Daud Ibrahim di Markas Polda Jatim, Surabaya, pada Senin, 17 Oktober 2016. (VIVA.co.id/Nur Faishal)

VIVA.co.id – Ibrahim Tadju, yang merupakan suami dari Marwah Daud Ibrahim, diperiksa Polda Jawa Timur (Jatim), Rabu, 19 Oktober 2016.

Ibrahim mengaku diangkat oleh Taat Pribadi alias Dimas Kanjeng sebagai sultan. Di struktur Yayasan Padepokan Dimas Kanjeng, jabatan sultan berada langsung di bawah Dimas Kanjeng.

"Saya diangkat menjadi sultan melalui Pak Suparman (yang juga salah seorang sultan dari Dimas Kanjeng) yang meminta," kata Ibrahim, di Mapolda Jatim.

Ibrahim mengungkapkan, terdapat alasan khusus yang membuatnya bersedia diangkat menjadi sultan. Salah satunya sebagai bentuk pengabdiannya.

"Saya itu ingin mengabdi kepada masyarakat dengan melakukan berbagai kegiatan sosial," ujar Ibrahim.

Ibrahim juga membantah sejumlah tudingan yang diarahkan kepadanya. Misalnya, adanya tudingan jika dia telah kabur untuk menghindari proses hukum.

"Itu tidak benar, silakan dikonfrontir kepada saya. Saya itu tetap di Probolinggo. Kalau kemarin tidak hadir itu ya karena sakit," kata Ibrahim.

Sebelumnya, Marwah diperiksa oleh Polda Jatim, Senin, 17 Oktober 2016. Sebenarnya saat itu Ibrahim juga dipanggil untuk diperiksa saat itu. Namun, Ibrahim berhalangan hadir dengan alasan sakit.

Marwah Daud diketahui berguru kepada Taat Pribadi alias Dimas Kanjeng, pengasuh Padepokan Dimas Kanjeng. Taat merupakan tersangka dugaan pembunuhan dua pengikutnya, Ismail Hidayat dan Abdul Gani.

Taat juga tersangka penipuan bermodus penggandaan uang. Korbannya diduga puluhan ribu orang dengan kerugian disebut-sebut triliunan rupiah.

 

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP