TUTUP
TUTUP
NASIONAL

Sidang Praperadilan, Siti Fadilah Akan Sampaikan Kesimpulan

Eks Menteri Kesehatan menggugat KPK soal status tersangka
Sidang Praperadilan, Siti Fadilah Akan Sampaikan Kesimpulan
Siti Fadilah Supari (VIVAnews/Erick Tanjung)

VIVA.co.id – Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan akan kembali menggelar sidang lanjutan permohonan praperadilan yang diajukan mantan Menteri Kesehatan, Siti Fadilah Supari terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di PN Jakarta Selatan, Jalan Ampera Raya, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Senin 17 Oktober 2016.

Sidang yang dipimpin oleh hakim tunggal Achmad Rivai itu mengagendakan penyampaian kesimpulan masing-masing pihak. Baik dari pihak Siti Fadilah Supari selaku pihak pemohon dan juga dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), selaku pihak termohon.

"Iya, sidangnya hari ini, jam 11. Hari ini agendanya kesimpulan," kata Kuasa Hukum pemohon, Achmad Cholidin saat dihubungi, Jakarta Selatan, Senin 17 Oktober 2016.

Seperti diketahui, permohonan praperadilan yang diajukan oleh eks Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari telah diregister, 121/Pid.Prap/2016/PN.Jkt.Sel. Sidang itu pada intinya terkait, untuk menguji sah tidaknya langkah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam menetapkan Siti sebagai tersangka kasus dugaan penyimpangan pengadaan peralatan kesehatan (Alkes) I.

Siti ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK terkait kasus dugaan menerima pemberian atau janji dalam kegiatan pengadaan alat kesehatan untuk kebutuhan pusat penanggulangan krisis departemen kesehatan I dari dana Dipa revisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) pusat penanggulangan krisis Departemen kesehatan tahun anggaran 2007.

Dia ditetapkan sebagai tersangka tindak pidana korupsi sebagaimana dimaksud pasal 12 huruf b atau pasal 5 ayat (2) jo pasal 5 ayat (1) huruf b atau pasal 11 Undang-undang nomor 31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah Undang-undang nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan Undang-undang nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi.

(mus)

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP