TUTUP
TUTUP
NASIONAL

Tersangka e-KTP Gunakan Kursi Roda ke KPK

Sugiharto sempat dirawat karena peradangan otak
Tersangka e-KTP Gunakan Kursi Roda ke KPK
Ilustrasi/Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP) (U-Report)

VIVA.co.id – Komisi Pemberantasan Korupsi hari ini, Senin, 17 Oktober 2016, memeriksa mantan Direktur Pengelola Informasi Administrasi Kependudukan pada Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri, Sugiharto. 

Sugiharto diperiksa sebagai saksi untuk Irman, salah satu tersangka dugaan korupsi proyek Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik atau dikenal dengan e-KTP. 

Saat ini Sugiharto telah hadir memenuhi panggilan ke kantor lembaga anti korupsi itu, dengan didampingi pengacaranya, Kuncoro. Sambil duduk di kursi roda, Sugiharto yang juga menjadi tersangka pada kasus ini, langsung masuk ke dalam kantor KPK. 

Saat dikonfirmasi, Kuncoro membenarkan kliennya akan diperiksa dalam kapasitas sebagai saksi, untuk melengkapi berkas penyidikan mantan Dirjen Dukcapil Kemdagri, Irman. 

"(Diperiksa sebagai) Saksi (untuk) tersangka Irman," kata Kuncoro di kantor KPK, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan.

Kuncoro menjelaskan, kliennya menggunakan kursi roda ke KPK karena masih menderita sakit peradangan otak. Bahkan sebelumnya, Sugiharti sempat dirawat di rumah sakit selama 10 hari.

"Sekarang rawat jalan. (Dirawat) nginap di rumah sakit 10 hari. Tapi karena faktor keuangan, (dia) pulang," katanya.

Diketahui, KPK telah menetapkan Sugiharto sebagai tersangka kasus dugaan korupsi e-KTP sejak April 2014 lalu. Namun, hingga saat ini, penyidik belum juga menahan Sugiharto lantaran sedang sakit.

Dalam pengembangan pengusutan kasus ini, penyidik KPK menetapkan Irman, mantan atasan Sugiharto sebagai tersangka. Irman diduga bersama-sama dengan Sugiharto telah melakukan penyalahgunaan kewenangan terkait proyek tersebut.

Akibatnya keuangan negara ditaksir mengalami kerugian hingga Rp2 triliun dari keseluruhan nilai proyek sebesar Rp6 triliun. (ase)

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP