TUTUP
TUTUP
NASIONAL

Ini Tugas Satgas Pemberantasan Pungli

Bila bukti-bukti cukup, tim melaporkan ke polisi untuk penangkapan.
Ini Tugas Satgas Pemberantasan Pungli
Operasi pemberantasan pungli di kantor Kemenhub, Jakarta, Selasa, 11 Oktober 2016. (VIVA.co.id/Foe Peace)

VIVA.co.id – Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menegaskan bahwa tim satuan tugas (satgas) operasi pemberantasan pungutan liar (pungli) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) yang dibentuknya akan mulai bekerja sejak hari ini, Minggu, 16 Oktober 2016.

"Mulai hari ini (bekerja). Kira-kira 30 sampai 40 orang (anggotanya)," ujarnya di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Minggu, 16 Oktober 2016.

Menhub sempat menjelaskan apa saja yang akan dikerjakan oleh tim satgas itu nantinya. Pertama, kata dia, tim akan memperbaiki sistem layanan pengaduan untuk mencegah adanya manipulasi.

"Mengapa ada manipulasi, kita juga dengar ijazah pelaut ada yang palsu, jadi pelaporan itu bisa lewat tim ini," katanya.

Kedua, tim juga akan mengurangi simpul-simpul penguasa, sehingga apabila ada suatu permasalahan tak perlu menggunakan lagi jalur birokrasi. "Jadi tidak perlu eselon 1, 2, 3 gitu. Jadi langsung saja ke operator," singkatnya.

Sedangkan yang ketiga, tim tersebut juga melakukan penindakan dibantu dengan aparat penegak hukum, ketika bukti-bukti yang ada dianggap cukup. Apabila banyak laporan namun bukti-bukti belum dianggap cukup, maka, tim tetap bisa melakukan penindakan sendiri tanpa bantuan aparat penegak hukum, namun penindakan yang dilakukan hanya sebatas penindakan secara administratif.

"Upaya ini harus konkret, makanya kita lihat laporannya masyarakat gimana. Kita juga akan kerja sama dengan aparat penegak hukum. Laporan masyarakat, kita cek, terus kita laporkan. Tim kita terkoordinasi, tapi independen, jadi kita tidak perlu melapor, jadi kita punya independensi dan legitimasi," katanya.

Sebelumnya diberitakan, Kemenhub membentuk tim satgas operasi pemberantasan pungli, pascaOperasi Tangkap Tangan (OTT) pungli yang dilakukan polisi di kantor Kemenhub, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa, 11 Oktober 2016 lalu. Satgas tersebut, akan diketuai oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemenhub, Sugi Hardjo, serta menggandeng anggota Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) dan Indonesia Corruption Watch (ICW) di dalamnya.

OTT pungli di Kemenhub sendiri diketahui dilakukan oleh Kepolisian Daerah Metro Jaya bersama dengan Bareskrim Mabes Polri. Aparat kepolisian telah menangkap enam orang yang diduga melakukan pungutan liar di lingkungan Kemenhub, terkait masalah perizinan perkapalan dan pelayaran di Indonesia.
 

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP