TUTUP
TUTUP
MINIMIZE
CLOSE
NASIONAL

Ibadah Haji 2016 Diklaim Tersukses Sepanjang Sejarah Saudi

Duta Besar RI untuk Arab Saudi juga memberikan nilai A.
Ibadah Haji 2016 Diklaim Tersukses Sepanjang Sejarah Saudi
Sekjen Kemenag Nur Syam saat melepas jemaah haji kloter terakhir dari Madinah. (VIVA.co.id/Arinto)

VIVA.co.id – Penyelenggaraan ibadah haji 2016 diklaim lancar dan sukses. Apresiasi ini juga ditunjukkan Pemerintah Arab Saudi yang menyebut ibadah haji tahun ini sebagai penyelenggaraan tersukses dalam sejarah.

Duta Besar Indonesia untuk Arab Saudi, Agus Maftuh Abegebriel, mengatakan, kesuksesan penyelenggaraan ibadah haji merupakan hasil kerja sama multi lini. Tidak hanya Kementerian Agama, tapi juga Kementerian Luar Negeri, Kementerian Kesehatan, hingga TNI dan Polri.   

"Melalui kebersamaan, ibadah haji tahun ini sangat berhasil dan saya nilai A," kata Agus Maftuh usai ikut melepas jemaah haji kloter terakhir dari hotel tempat menginap menuju Bandara Prince Mohammad bin Abdulaziz, Madinah, Jumat malam, 14 Oktober 2016.

Agus berharap kualitas penyelenggaraan ibadah haji tiap tahun semakin meningkat. Bahkan, pelayanan juga semakin lebih baik untuk tahun-tahun mendatang.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Kementerian Agama, Nur Syam, mengatakan, berdasarkan penilaian internal maupun eksternal, termasuk dari Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, hingga Badan Pusat Statistik, pelaksanaan ibadah haji tahun ini sangat baik.

Kepuasan jemaah haji, menurut Nur Syam, juga meningkat, sehingga implikasinya diharapkan semakin baik dari tahun ke tahun. "Ini menunjukkan pelaksanaan ibadah haji tahun ini sudah sesuai jalur," kata Nur Syam.

Nur Syam menambahkan, selain pelayanan yang sudah memadai, yang perlu ditingkatkan adalah perlindungan kepada jemaah haji. Upaya ini merupakan tugas berikutnya yang harus dilakukan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) untuk memberikan perlindungan yang lebih baik kepada jemaah haji Indonesia.

"Beberapa inovasi yang dilakukan adalah penerapan GPS (Global Positioning System), peningkatan kesehatan dan lainnya," ujar Nur Syam.

Peningkatan perlindungan itu, Nur Syam melanjutkan, termasuk memberikan pendampingan kepada jemaah haji. Di antaranya karena faktor kesehatan, beberapa jemaah haji masih ada yang menjalani perawatan di Arab Saudi.

Ketua Muassasah Adila, Ja'far Hateem Bali, juga mengatakan bahwa penyelenggaraan ibadah haji tahun ini lancar dan sukses. Kesuksesan ini karena kesungguhan semua pihak, di antaranya Kementerian Haji Arab Saudi dan Misi Haji dari seluruh dunia.

"Kesuksesan ini karena adanya koordinasi yang baik dan terus-menerus menuju arah perbaikan," kata Ja'far.

Ja'far juga menegaskan, Muassasah Adila akan terus memberikan pelayanan yang terbaik bagi seluruh jemaah dari penjuru dunia.

Faisal, jemaah asal Salatiga yang tergabung dalam Kloter SOC 74 juga menyatakan kepuasannya atas pelayanan selama di Madinah dan Mekah. Selain hotel yang hanya berjarak 200 meter dari Masjid Nabawi, makanan juga sesuai rasa nusantara.

"Alhamdulillah, selama di Mekah dan Madinah, hotel kami selalu dekat dengan masjid (Masjidil Haram di Mekah dan Masjid Nabawi di Madinah)," ujar Faisal yang menunggu lima tahun untuk bisa berangkat haji itu.

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP