TUTUP
TUTUP
MINIMIZE
CLOSE
NASIONAL

Salat Jumat di Nabawi Sepi Jemaah Haji Indonesia

Suasana sepi mulai terlihat sejak di raudhah Masjid Nabawi.
Salat Jumat di Nabawi Sepi Jemaah Haji Indonesia
Suasana di Masjid Nabawi, Madinah, Arab Saudi. (Arinto Tri Wibowo)

VIVA.co.id – Malam ini, Jumat 14 Oktober 2016, jemaah haji Indonesia terakhir diberangkatkan dari hotel menuju Bandara Prince Mohammad bin Abdulaziz, Madinah. Dari bandara, jemaah haji selanjutnya akan dipulangkan ke Tanah Air menuju embarkasi masing-masing.

Jemaah haji yang terakhir diberangkatkan ke Indonesia adalah Kloter SOC 74 asal embarkasi Solo. Pesawat yang membawa rombongan jemaah akan terbang Sabtu 15 Oktober 2016 pukul 02.30 waktu Arab Saudi.

Makin banyaknya jemaah haji yang sudah dipulangkan ke Tanah Air, membuat suasana di Masjid Nabawi mulai sepi jemaah haji Indonesia. Pantauan VIVA.co.id, yang tergabung dalam tim Media Center Haji, suasana sepi jemaah haji Indonesia terlihat sejak Jumat dini hari.

Jelang salat Subuh, jemaah haji Indonesia tidak banyak ditemui di raudhah Masjid Nabawi. Hanya beberapa jemaah yang terlihat salat sunnah dan berdoa.

Sekat yang biasanya menutup area raudhah juga dibuka, sehingga jemaah cukup leluasa mengantre. Tidak harus menunggu berjam-jam, jemaah haji cukup beberapa menit mengantre di raudhah.

Situasi itu berlanjut hingga salat Jumat. Tidak banyak jemaah haji Indonesia yang biasanya ditemui di hampir setiap sudut Masjid Nabawi.

Area salat Jumat di dalam masjid juga sudah tidak sepadat Jumat sebelumnya. Bahkan, beberapa shaf terlihat bolong dan tidak penuh terisi jemaah.

Jemaah yang mendominasi tidak lagi dari Indonesia, tapi India, Pakistan, dan Bangladesh. Mereka tersebar di hampir seluruh area dalam maupun pelataran Masjid Nabawi.

Kehadiran jemaah haji Indonesia di Tanah Suci memang membawa suasana yang berbeda. Dengan jumlah jemaah haji terbesar di dunia, tahun ini sekitar 155 ribu jemaah reguler, kehadirannya sangat mewarnai suasana di kota Madinah.

Tidak hanya di Masjid Nabawi, kehadiran jemaah haji Indonesia juga sangat dirasakan pedagang di Madinah. Jemaah haji cukup dikenal suka berbelanja oleh-oleh.

"Kapan jemaah haji Indonesia pulang semuanya," tanya seorang pedagang di kawasan Taiba Commercial Center Madinah kepada VIVA.co.id.

Ketika dijawab bahwa 15 Oktober dini hari adalah keberangkatan terakhir dari bandara, pedagang itu pun manggut-manggut. Pertanyaan sederhana pedagang ini cukup mengisyaratkan kerinduan pedagang akan jemaah haji Tanah Air.

Hasan Basri, jemaah yang tergabung dalam Kloter 64 Embarkasi Surabaya (SUB 64) mengatakan, Subuh tadi juga menyempatkan ke raudhah, sekaligus "pamit" untuk kembali ke Tanah Air. Menurut Hasan, ibadah haji yang dijalani tahun ini cukup berkesan.

Pelayanan makanan dan hotel cukup memuaskan. Jemaah juga terlayani dengan baik selama di Madinah.

"Alhamdulillah, di Madinah ini lebih enak, tidak seperti saat di Mina," kata jemaah asal Probolinggo ini.

Di Mina, menurut dia, pelayanan yang mesti ditingkatkan, di antaranya soal makanan. Namun, untuk prosesi lempar jumrah semua berjalan lancar.

Malam ini, pukul 23.00 waktu Saudi,  Hasan dan rombongan jemaah hajinya akan terbang ke Tanah Air. Rombongan jemaah haji ini merupakan kloter terakhir dari embarkasi Surabaya.

Selamat jalan jemaah haji Indonesia, selamat sampai di Tanah Air dan menjadi haji mabrur.

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP