TUTUP
TUTUP
NASIONAL

Ditolak Jadi Kapolda Banten, Ini Kata Eks Ajudan Jokowi

Ulama se-Banten menolak Kombes Sigit jabat Kapolda Banten.
Ditolak Jadi Kapolda Banten, Ini Kata Eks Ajudan Jokowi
Sertijab Kapolda Banten kepada Kombes Pol Listyo Sigit Prabowo. (VIVA/Yandi Deslatama)

VIVA.co.id – Komisaris Besar Polisi Listyo Sigit Prabowo resmi menjabat Kapolda Banten, menggantikan Brigjen Polisi Ahmad Dofiri, yang dimutasi sebagai Kepala Biro Penyusunan dan Penyuluhan Hukum Divisi Hukum Markas Besar Kepolisian RI. Keduanya telah melakukan serah terima jabatan di Markas Polda Banten, Kamis, 13 Oktober 2016.

Setelah resmi menjabat Kapolda Banten, Kombes Sigit yang sebelumnya menjabat Ajudan Presiden Joko Widodo meminta semua pihak untuk sama-sama menjaga kondusifitas keamanan di Banten, terlebih menghadapi Pilkada Banten yang akan digelar 15 Februari 2017.

"Minimal mencegah ataupun menangkal upaya provokasi yang sifatnya akan menganggu perjalanan pilkada dan situasi kamtibmas yang ada," kata Kombes Sigit Prabowo di Mapolda Banten.

Sementara itu, terkait munculnya penolakannya sebagai Kapolda Banten, Kombes Sigit menekankan agar sikap toleransi yang telah terjadi selama ini di Banten dapat terus terpelihara.

Setidaknya hal ini terlihat dari Masjid Agung Banten yang berdiri berdampingan dengan Vihara Avalokitesvara.

Karena itu, mantan Kapolres Solo ini berharap kepada alim ulama dam tokoh masyarakat Banten saling bahu membahu bersama kepolisian menjaga keamanan dan ketertiban, terlebih menjelang pelaksanaan pilkada.

"Kami selaku pejabat kepolisian Polda Banten baru sangat mengharapkan partisipasi aktif bersama menjaga," ujar Sigit.

Sebelumnya, sejumlah ulama dan pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) se-Banten menyatakan menolak pelantikan Komisaris Besar Polisi Listyo Sigit Prabowo sebagai Kapolda Banten.

Penolakan ini dilatarbelakangi karena pengganti Brigjen Ahmad Dofiri memiliki perbedaan agama. Ulama setempat berpendapat Banten adalah wilayah kesultanan dan sebagian besar penduduknya beragama Islam. (ase)

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP