TUTUP
TUTUP
MINIMIZE
CLOSE
NASIONAL

Tiga Hari Jelang Kepulangan Terakhir, Jemaah Padati Raudhah

Jemaah haji tidak menyia-nyiakan kesempatan berdoa di tempat mustajab.
Tiga Hari Jelang Kepulangan Terakhir, Jemaah Padati Raudhah
Imbauan masuk raudhah tidak berdesakan. (Arinto)

VIVA.co.id – Tiga hari jelang kepulangan terakhir ke Tanah Air, jemaah haji Indonesia gelombang kedua masih khusyuk menjalankan ibadah. Suasana salat Subuh di Masjid Nabawi pada Rabu 12 Oktober 2016, juga dipenuhi jemaah haji Indonesia yang masih berada di Madinah.

Pantauan tim Media Center Haji, usai salat Subuh, sejumlah jemaah haji Indonesia, tak lantas meninggalkan Masjid Nabawi. Terlihat, banyak jemaah haji yang masih mengikuti ceramah rutin usai salat Subuh.

Ceramah dengan ustaz warga Indonesia itu cukup disambut antusias jemaah haji. Setiap hari, usai salat Subuh, area ceramah di dekat pintu 19 Masjid Nabawi selalu dipenuhi jemaah haji Indonesia.

Tidak hanya usai salat Subuh, ceramah dengan ustaz asal Indonesia, juga ada usai salat Maghrib. Masing-masing dengan ustaz yang berbeda.

Selain itu, beberapa jemaah terlihat berada di raudhah. Selain salat sunnah, jemaah juga khusyuk berdoa dan berzikir.

Sebagian lainnya masih sabar mengantre agar berkesempatan memanjatkan doa di area antara makam Rasulullah SAW dan mimbar Masjid Nabawi itu. Raudhah yang berarti taman surga ini merupakan salah satu tempat di Tanah Suci diyakini paling mustajab untuk berdoa.

Untuk bisa masuk ke raudhah memang harus sabar mengantre. Karena, jemaah haji dari negara lain juga tidak kalah banyak yang berkeinginan bisa salat sunnah dan berdoa di tempat mustajab itu.

Pemerintah Arab Saudi pun memberikan imbauan, di antaranya dalam bahasa Indonesia agar tidak berdesakan saat antre untuk masuk ke raudhah.

"Saudari-saudari kaum muslimat jangan memaksakan diri dan menyakiti sesama pada saat masuk ke raudhah dengan saling mendorong dan berdesak-desakan. Tunggulah giliran, dengan izin Allah, masih banyak waktu untuk Anda dapat memasuki raudhah dan melaksanakan salat di dalamnya."

Sementara itu, hingga Rabu 12 Oktober 2016 pukul 09.00 waktu Arab Saudi, jemaah haji Indonesia gelombang kedua yang meninggalkan Madinah menuju Tanah Air sudah mencapai 140 kloter. Jumlah jemaah tercatat 56.156 orang, dengan petugas kloter 695 orang, atau total sebanyak 56.851 orang.

Kepala Daerah Kerja Airport Jeddah-Madinah, Nurul Badruttamam Makkiy, dalam keterangannya, mengatakan, dengan tambahan jumlah jemaah haji gelombang kedua yang sudah kembali ke Indonesia itu, total jemaah yang pulang ke Tanah Air sebanyak 141.658 orang. Petugas kloter 1.755 orang, sehingga total mencapai 143.413 orang.

Untuk jemaah haji gelombang kedua, pemulangan melalui Bandara Prince Mohammad bin Abdulaziz, Madinah ke masing-masing embarkasi. Sebelumnya, jemaah haji tersebut sudah menyelesaikan prosesi haji di Mekah, Arafah, Muzdalifah, dan Mina.

Sementara itu, jemaah haji gelombang pertama, pemulangan sudah selesai sejak 30 September 2016 melalui Bandara King Abdul Aziz, Jeddah. Jemaah haji gelombang pertama tergabung dalam 212 kloter. Jumlah jemaah haji reguler 85.502 dan petugas kloter 1.060 orang. Total sebanyak 86.562 orang.

Proses pemulangan jemaah haji gelombang kedua sudah dimulai sejak 1 Oktober dan akan berakhir 15 Oktober 2016. Untuk jemaah haji khusus, data sebelumnya tercatat 13.338 orang. Tergabung dalam 134 penyelenggara ibadah haji khusus (PIHK).

(asp)

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP