TUTUP
TUTUP
MINIMIZE
CLOSE
NASIONAL

Uang Tercecer di Masjid Nabawi Diserahkan ke Pemilik

Hari ini, uang tercecer sebanyak Rp8 juta diserahkan ke jemaah UPG 26.
Uang Tercecer di Masjid Nabawi Diserahkan ke Pemilik
Penyerahan uang jemaah haji yang tercecer di Masjid Nabawi. (VIVA.co.id/Arinto)

VIVA.co.id – Temuan uang tercecer milik jemaah haji Indonesia sebagian sudah diketahui pemiliknya. Pada Selasa 11 Oktober 2016, uang sekitar Rp8 juta, yang sebelumnya tanpa identitas, sudah diserahkan kepada pemiliknya.

Uang tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Daerah Kerja Madinah, Nasrullah Jasam, kepada pemiliknya Ratna Dharma, jemaah yang tergabung dalam Kloter 26 Embarkasi Makassar (UPG 26).

"Dengan ini, saya serahkan uang ini kepada ibu," kata Nasrullah, saat penyerahan uang milik jemaah haji perempuan itu di kantor Daker Madinah, Selasa.  

Penyerahan uang tercecer itu di antaranya juga disaksikan Kepala Sektor Khusus Masjid Nabawi, Slamet Budiyono Sabar dan Kepala Seksi Perlindungan Jemaah Daker Madinah, Maskat.

Menurut Ratna, uang miliknya tercecer saat berada di raudhah Masjid Nabawi. Ratna yang saat itu mengenakan tas selempang identitas jemaah, menduga resleting tas terbuka, sehingga uang terjatuh.

“Saat itu, habis salat Isya, saya buru-buru ke raudhah,” kata Ratna.

Sebelumnya, petugas Sektor Khusus Masjid Nabawi, Madinah, menemukan jutaan rupiah uang jemaah haji yang tercecer. Uang tersebut sebagian besar ditemukan di area raudhah jemaah perempuan di Masjid Nabawi.

Kepala Sektor Khusus Masjid Nabawi, Slamet Budiyono Sabar, mengatakan, kemarin, uang tanpa identitas yang ditemukan sekitar Rp12 juta. Dari jumlah tersebut, temuan terbanyak dalam satu bendel sebanyak Rp8 juta, yang hari ini sudah diserahkan kepada pemiliknya.

Slamet menambahkan, guna mengantisipasi uang tertinggal di dalam masjid, jemaah haji diimbau tidak membawa uang dalam jumlah banyak ke Masjid Nabawi. Menurut Slamet, suasana di raudhah yang cukup penuh dengan jemaah haji, memungkinkan tas maupun dompet jatuh atau tertinggal. Apalagi, untuk masuk ke raudhah, banyak jemaah saling berebut.

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP