TUTUP
TUTUP
NASIONAL

Jutaan Rupiah Uang Jemaah Haji Tercecer Tanpa Identitas

Jemaah dapat melaporkan kehilangan uang di antaranya ke Sektor Khusus.
Jutaan Rupiah Uang Jemaah Haji Tercecer Tanpa Identitas
Kesibukan tim Sektor Khusus Masjid Nabawi saat melayani jemaah haji. (VIVA.co.id/Arinto)

VIVA.co.id – Petugas Sektor Khusus Masjid Nabawi, Madinah, kembali menemukan jutaan rupiah uang jemaah haji yang tercecer. Uang tersebut sebagian besar ditemukan di area rawdah jemaah perempuan di Masjid Nabawi.

Kepala Sektor Khusus Masjid Nabawi, Slamet Budiyono Sabar, mengatakan, hari ini ditemukan sekitar Rp12 juta uang jemaah haji yang tertinggal di dalam masjid. Dari jumlah tersebut, temuan terbanyak dalam satu bendel sebanyak Rp8 juta.

"Uang-uang tersebut ditemukan tanpa identitas," kata Slamet saat menyerahkan temuan uang tersebut ke kantor Daerah Kerja, Madinah, Senin, 10 Oktober 2016.

Slamet menambahkan, dengan temuan uang tersebut, hingga hari ini, di area Masjid Nabawi sudah ditemukan sekitar Rp15 juta uang tanpa identitas jemaah haji gelombang kedua. Sementara itu, pada jemaah gelombang pertama, temuan uang tanpa identitas tercatat Rp41 juta.

Untuk itu, guna mengantisipasi uang tertinggal di dalam masjid, Slamet mengimbau jemaah haji agar tidak membawa uang dalam jumlah banyak ke Masjid Nabawi. Jika ingin berbelanja, Slamet melanjutkan, sebaiknya uang disimpan dulu di hotel.

"Jangan semuanya dibawa ke masjid," tuturnya.

Slamet menjelaskan, suasana di rawdah yang cukup penuh dengan jemaah haji, memungkinkan tas maupun dompet jatuh atau tertinggal. Apalagi, untuk masuk ke rawdah, banyak jemaah saling berebut.

Untuk itu, Slamet menambahkan, guna mengantisipasi barang tertinggal atau tercecer, jemaah haji diminta selalu mengikat erat tas paspor di badan. Bagi jemaah haji perempuan, tas sebaiknya diikat erat di balik jilbab.

"Jadi, saat wudhu, tas tidak perlu dilepas," kata Slamet.

Banyak kasus, saat wudhu, menurut Slamet, jemaah haji melepaskan tasnya dan menaruh di atas tempat wudhu. Tanpa terasa, usai wudhu, tas tersebut lupa tidak diambil kembali.

Slamet menjelaskan, selain diserahkan ke kantor Daker Madinah, untuk mengembalikan uang tanpa identitas jemaah haji itu, petugas Sektor Khusus Masjid Nabawi juga menginformasikan ke WhatsApp Center maupun ke petugas sektor. Untuk yang diserahkan ke Daker Madinah, uang tersebut selanjutnya akan diurus petugas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH).

Sementara itu, jemaah haji yang merasa kehilangan uang dapat melapor ke petugas Sektor Khusus Masjid Nabawi ataupun petugas kloter di sektornya.

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP