TUTUP
TUTUP
NASIONAL

Cara Pemerintah Cegah Isu SARA di Pilkada

FKUB bisa mencegah terjadinya kampanye negatif
Cara Pemerintah Cegah Isu SARA di Pilkada
Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo. (VIVA.co.id/ Moh Nadlir)

VIVA.co.id – Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo berharap Forum Kerukunan Umat Beragama di 101 daerah pelaksana Pilkada, bisa mencegah terjadinya kampanye negatif bermuatan suku, agama, ras, antar golongan selama pelaksanaan pesta demokrasi nanti.

FKUB diharapkan ikut menjaga netralitas, dan berperan aktif menciptakan suasana rukun damai, serta menyukseskan Pilkada. 

Menurutnya, demi menjaga harmoni kebangsaan, diperlukan kerja sama dalam meningkatkan peran dan fungsi FKUB, baik di provinsi maupun kabupaten/kota.

"Kemitraan antara pemerintah daerah, FKUB dan organisasi keagamaan untuk toleransi kerukunan umat beragama perlu ditingkatkan," ujar Tjahjo dalam pertemuan FKUB provinsi, kabupaten/kota se-Indonesia, di gedung Sasana Bhakti Praja, Kemendagri, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Kamis, 6 Oktober 2016.

Posisi FKUB yang telah terbentuk di 480 daerah, perlu dioptimalkan untuk mengantisipasi dan mencegah terjadiya konflik di masyarakat.

Untuk itu, Tjahjo memerintahkan jajaran pemerintah daerah, agar peduli mengenai keberlangsungan tugas dan fungsi FKUB. Terutama wakil gubernur selaku Ketua Dewan Penasehat FKUB di tingkat provinsi.

"Berikan perhatian dan dukungan anggaran FKUB dalam melaksanakan tugas dan fungsinya agar optimal," tegas Tjahjo.

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP