TUTUP
TUTUP
NASIONAL

Fokus Paket Reformasi Hukum Pemerintah

Pemerintah ingin sistem demokrasi berjalan baik.
Fokus Paket Reformasi Hukum Pemerintah
Sekretaris Kabinet Pramono Anung. (VIVA.co.id / Agus Rahmat)

VIVA.co.id – Pemerintah masih mempersiapkan paket kebijakan reformasi hukum sebagai respons untuk memperbaiki sistem hukum di Indonesia. Pekan depan, rencananya masalah ini akan dibahas dalam rapat kabinet.

Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengatakan, tugas yang diberikan Presiden kepada Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, adalah untuk mengubah sejumlah peraturan yang bertentangan, termasuk turunan undang-undang.

Meski belum ada rincian teknis terkait poin paket ini, Pramono memberikan gambaran fokus yang akan diprioritaskan dalam paket perdana kebijakan reformasi hukum ini.

"Ya yang jelas (fokus paket pertama), satu mengenai stabilitas politik," ujar Pramono, di Istana Negara, Jakarta, Rabu, 5 Oktober 2016.

Fokus kedua, terkait sistem demokrasi. Menurutnya, pemerintah ingin sistem demokrasi berjalan baik, terutama menjelang pelaksanaan Pilkada serentak.

"Ketiga berkaitan dengan soal utama yang kita hadapi bersama soal narkoba dan seterusnya," kata Pramono.

Paket kebijakan hukum ini rencananya diumumkan Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto. Paket itu akan menyasar perbaikan terhadap sistem di penegakan hingga budaya hukum tersebut. Sebab, aparat hukum kerap menjadikan hukum sebagai komoditas untuk kepentingan kelompok sendiri.

"Ini yang nanti akan kami sasar. Agar apa, agar kepercayaan publik terhadap hukum nasional itu kembali pulih," katanya di Kompleks Istana Negara, Jakarta, Selasa, 27 September 2016. (ase)

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP