TUTUP
TUTUP
MINIMIZE
CLOSE
NASIONAL

Masa Puncak Jemaah, Petugas Diimbau Tingkatkan Kewaspadaan

Petugas PPIH akan disibukkan kedatangan dan kepulangan jemaah haji.
Masa Puncak Jemaah, Petugas Diimbau Tingkatkan Kewaspadaan
Kepala Daker Madinah, Nasrullah Jasam. (VIVA.co.id/Arinto)

VIVA.co.id – Menghadapi masa puncak kedatangan jemaah haji gelombang kedua dari Mekah ke Madinah, petugas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Daerah Kerja Madinah, diharapkan meningkatkan kewaspadaan. Tidak hanya menyambut kedatangan, di saat bersamaan, proses pemulangan jemaah haji ke Tanah Air juga mulai berlangsung.

"Sejak tanggal 1 hingga 6 Oktober nanti, kita disibukkan dengan masa puncak kedatangan jemaah di Madinah. Di saat itu, sebagian jemaah juga dipulangkan ke Indonesia," kata Kepala Daerah Kerja Madinah, Nasrullah Jasam, saat memberikan pengarahan pada apel pagi di Kantor Misi Haji Indonesia, Daker Madinah, Senin 3 Oktober 2016.

Nasrullah mengingatkan, kewaspadaan diperlukan, terutama terkait pengecekan paspor jemaah pulang dan dokumen terkait. Pengecekan tersebut penting, karena untuk proses kelancaran kepulangan jemaah.

Menurut Nasrullah, kelengkapan dokumen jemaah yang akan dipulangkan ke Indonesia perlu mendapat perhatian serius. Karena, jika detik-detik jelang kepulangan paspor jemaah tercecer, atau hilang, pengurusan membutuhkan waktu lama.

"Kalau boarding pass yang hilang, bisa di-print, atau exit card tidak ada, bisa ditulis lagi. Tetapi, kalau paspor, urusan bisa lama," ujarnya.

Untuk itu, kewaspadaan ini, Nasrullah menegaskan, harus dilakukan sejak dini, sebelum waktu kepulangan jemaah tiba. Upaya ini dilakukan, agar semua dokumen jemaah lengkap saat kepulangan ke Indonesia.

Tidak hanya itu, kewaspadaan perlu ditingkatkan, agar jemaah tidak tersesat. Apalagi, jelang kepulangan mereka ke Tanah Air.

Sementara itu, terkait layanan untuk jemaah yang tiba dari Mekah, petugas juga diharapkan bekerja dengan optimal. Layanan katering, misalnya, Nasrullah memberikan apresiasi, karena sejak pukul 03.00 waktu Arab Saudi, sudah mengecek kesiapan di perusahaan-perusahaan katering.

"Ini patut diapresiasi, karena di saat yang lain sedang raudhah, atau salat Tahajud, mereka sudah bertugas," Nasrullah mengilustrasikan.

Kepala Seksi Perlindungan Jemaah (Linjam), Daker Madinah, Maskat mengatakan, petugas Linjam siap melaksanakan arahan kepala Daker Madinah tersebut. Untuk itu, jemaah haji juga diimbau tidak meninggalkan hotel bila tidak ada keperluan penting.

"Kami harapkan, jemaah juga sudah mempersiapkan diri jelang kepulangan," kata Maskat.

Penyisiran, menurut Maskat, akan dilakukan jika ada laporan dari kloter terkait jemaah yang belum lengkap jelang kepulangan. Penyisiran itu, di antaranya dilakukan di sekitar Masjid Nabawi. (asp)

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP