TUTUP
TUTUP
NASIONAL

Polisi: Dimas Kanjeng Diperiksa Penipuan, Bukan Alam Gaibnya

Ia mengaku bisa menggandakan uang. Ratusan miliar diraupnya.
Polisi: Dimas Kanjeng Diperiksa Penipuan, Bukan Alam Gaibnya
Taat Pribadi, Pimpinan Padepokan Dimas Kanjeng di Probolinggo Jawa Timur. Lelaki ini mengaku dirinya bisa menggandakan uang dan kini menjadi tersangka penipuan dan pembunuhan. (VIVA.co.id/Istimewa)

VIVA.co.id – Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur (Jatim) tidak akan menggandeng ahli ilmu gaib untuk meminta pendapat soal kemampuan Taat Pribadi alias Dimas Kanjeng menggandakan uang. Sebab, perkara yang diusut polisi ialah tindak pidana penipuan, bukan soal kemampuan gaib Dimas.

"Kami mengusut (sesuai Pasal) 378 dan 372 (KUHP)-nya, bukan alam gaibnya," kata Kepala Subdit I Ditreskrimum Polda Jatim Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Cecep Ibrahim kepada VIVA.co.id melalui pesan singkat, Minggu, 2 Oktober 2016.

Perbuatan tersangka diusut kaitannya dengan unsur-unsur di dua pasal tersebut. Saksi dan alat bukti yang ada diperiksa untuk menentukan ada tidaknya unsur penipuan dan penggelapan dalam perbuatan Taat. "Kalau paranormal (dimintai pendapat) apa korelasinya," ujarnya.

Cecep menegaskan, Taat tidak memiliki kemampuan luar biasa seperti diyakini para pengikutnya. Sejak awal ditangkap sampai sekarang, dia telah menantang Taat untuk membuktikan kemampuannya menggandakan uang secara gaib, tapi tidak bisa.

"Saya yang memeriksa dia dan saya tantang demo menggandakan uang kami. Saya jamin seribu persen Taat tidak bisa apa-apa. Dia sama seperti kita manusia biasa,” ujarnya. Dia menambahkan, "Jadi kami periksa dia penipuan dan penggelapan uang pengikutnya, tidak ada hubungannya memeriksa jin ifritnya."

Sebelumnya, Direktur Aswaja Nahdlatul Ulama (NU) Jawa Timur, Abdurrahman Navis, mengatakan untuk mengetahui secara pasti apakah Dimas Kanjeng memiliki ilmu sakti ialah harus diuji oleh orang yang ahli ilmu gaib atau sakti pula.

"Saya tidak mau menyimpulkan bahwa kemampuan Dimas Kanjeng menggandakan uang apakah karomah (kemampuan luar biasa dimiliki waliyullah) atau istidraj (ilmu sihir atau gendam). Saya belum meneliti itu. Untuk tahu itu dia harus diuji oleh yang ahli juga," kata Navis kepada VIVA.co.id, Minggu, 2 Oktober 2016.

Seperti diberitakan, Taat Pribadi atau Dimas Kanjeng dan padepokannya jadi buah bibir. Itu terjadi setelah dia ditangkap oleh petugas gabungan Polres Probolinggo dan Polda Jatim di Dusun Cengkelek, Desa Wangkal, Kecamatan Gading, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, Kamis, 22 September 2016. 

Dia disangka mengotaki pembunuhan dua anak buahnya, Ismail Hidayat dan Abdul Gani. Dimas juga ditetapkan sebagai tersangka penipuan bermodus penggandaan uang. Diduga, korbannya puluhan ribu orang dengan total kerugian korban sekira ratusan miliar. 
 

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP