TUTUP
TUTUP
MINIMIZE
CLOSE
NASIONAL

Timbang Koper Jemaah, Air Zam Zam Dideteksi Secara Manual

Jemaah tidak diperkenankan membawa air Zamzam di dalam koper
Timbang Koper Jemaah, Air Zam Zam Dideteksi Secara Manual
Petugas Sedang Membongkar Koper Jemaah Berisi Zamzam (VIVAnews/Umi Kalsum)

VIVA.co.id – Hari ini, sejumlah kloter jemaah haji yang akan dipulangkan ke Tanah Air pada Sabtu 1 Oktober 2016, mulai menimbang koper. Penimbangan dilakukan oleh petugas kargo di masing-masing hotel jemaah.

Sesuai ketentuan penerbangan, berat koper dalam bagasi maksimal 32 kilogram (kg) dengan satu tas tenteng 7 kg. Jemaah tidak diperkenankan membawa air zamzam dalam koper, karena pihak penerbangan sudah menyediakan 5 liter saat tiba di Tanah Air.

Untuk itu, saat penimbangan koper di hotel, petugas akan berupaya mengingatkan sekali lagi agar jemaah tidak membawa air zamzam yang dikemas dalam bentuk apa pun. Meski belum ada alat detektor air zamzam saat penimbangan, petugas berupaya mendeteksi secara manual, apakah ada air zamzam dalam barang bawaan jemaah.

Kepala Daerah Kerja Madinah, Nasrullah Jasam, mengatakan bahwa petugas cargo biasanya bisa mendeteksi apakah dalam koper ada air zamzam agau tidak.

"Berat koper saat diangkat bisa terasa beda jika ada air zamzam," kata Nasrullah di ruang kerjanya.

Jika masih ada yang lolos, menurut Nasrullah, saat di bandara akan terdeteksi melalui pemeriksaan x-ray. Namun, Nasrullah berharap imbauan tidak membawa air zamzam itu dipatuhi dan masalah bagasi jemaah selesai di hotel.

"Jadi, saat di bandara, tinggal pemeriksaan imigrasi, jemaah naik pesawat pulang ke Tanah Air," ujar Nasrullah.

Jemaah haji gelombang pertama yang akan diberangkatkan pertama kali dari Bandara Prince Mohammad bin Abdulaziz, Madinah, adalah Kloter SUB 35 asal Sidoarjo, Mojokerto, Gresik, dan Surabaya. Keberangkatan pesawat dijadwalkan Sabtu 1 Oktober 2016 pukul 03.25 waktu Arab Saudi.

Perkiraan mendarat di Bandara Juanda Surabaya, Sabtu 1 Oktober 2016 pukul 17.30 WIB.

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP