TUTUP
TUTUP
MINIMIZE
CLOSE
NASIONAL

Polres Sumenep Serahkan Puing Roket Falcon 9 ke Lapan

Dari penyelidikan sampah antariksa itu tak mengandung zat radioaktif.
Polres Sumenep Serahkan Puing Roket Falcon 9 ke Lapan
Polres Sumenep dan Lapan serah terima sampah antariksa (Twitter/@polres_sumenep)

VIVA.co.id – Kapolres Sumenep AKBP Joseph Ananta Pinora dan perwakilan Lembaga Penerbangan Antariksa Nasional (Lapan) telah melakukan serah terima benda misterius diduga puing roket Falcon 9 milik perusahaan antariksa swasta, SpaceX.
 
“Benda-benda yang telah diamankan di Polres Sumenep diserahterimakan oleh Bapak Kapolres Sumenep kepada pihak Lapan untuk dilakukan penelitian lebih lanjut,” tulis Polres Sumenep dalam website-nya yang dikutip Kamis 29 September 2016.
 
Joseph mengatakan, dari analisis yang dilakukan Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten) di Polres Sumenep, hasilnya tidak terdapat kandungan zat radioaktif ataupun kandungan nuklir yang dapat berbahaya bagi manusia maupun lingkungan sekitar.

“Kami sudah melakukan pengukuran pada benda yang dikumpulkan oleh Polres Sumenep dan dari tiga alat yang kami pakai itu tidak menunjukkan paparan radiasi. Artinya benda yang jatuh ini tidak mengandung zat radioaktif atau nuklir,” kata Moh Ridwan, petugas Bapeten yang memeriksa sampah antariksa itu. 

Sebelumnya diberitakan, terdapat empat benda diduga puing roket Falcon 9. Empat benda itu ditemukan di empat titik, sementara satu titik sudah dieksplorasi tetapi tidak ditemukan. Sementara itu, satu titik lainnya masih misterius, alias belum dicoba untuk ditelusuri. Kedua benda yang belum ditemukan dan dieksplorasi itu terdapat di dalam lautan.
 
Dari empat benda misterius itu, Lapan memperkirakan, tiga tangki besar yang kemungkinan adalah tangki helium untuk sistem pendingin (cryogenic system) dari roket Falcon 9 dan satu lagi bagian kecil, tampak seperti sistem kontrol.
 
Joseph mengatakan jajarannya akan berupaya lagi untuk mencari sisa-sisa puing-puing yang diduga masih ada di lokasi menurut laporan oleh masyarakat tersebut. “Kami akan mendorong teman-teman dari  Polair (Polisi air) untuk melakukan penyelaman untuk mengambil di dalam perairan,” ujar dia.

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP