TUTUP
TUTUP
MINIMIZE
CLOSE
NASIONAL

Kemenpar Eksplorasi Empat Kota di Perancis

Target buyers di masing-masing kota adalah 80 sampai 100 buyers.
Kemenpar Eksplorasi Empat Kota di Perancis
Menteri Pariwisata Arief Yahya (Viva.co.id/Linda Hasibuan)

VIVA.co.id – Bus yang dibungkus branding ‘Wonderful Indonesia’ kembali mondar-mandir di empat kota di Perancis, mirip saat sepak bola Piala Dunia 2016 lalu. Dengan desain bertema Bali, Jakarta, Lombok, Makassar dan Ternate bus-bus itu menjadi pemandangan unik di tengah kepadatan di Negeri Menara Eiffel itu. Sensasi apa yang hendak didapat Menpar Arief Yahya di Perancis?

"Di Prancis kami memang lagi nge-hits. Lagi banyak dibicarakan publik dengan berbagai trik marketing. Lagi jadi perhatian di acara TV di sana. Lagi naik peringkat, mengalahkan Thailand dalam persentase jumlah outbound Perancis ke Indonesia," kata Menteri Pariwisata Arief Yahya.

Bus-bus berdesain Wonderful Indonesia itu, kata Arief Yahya terkait dengan acara Sales Missions Kemenpar yang mempertemukan sellers para industri pariwisata dengan buyers atau industri di Perancis. "Kami sedang sales missions di empat kota dengan 15 sellers. Ke-4 kota itu adalah Lyon, Nantes, Toulouse dan Paris. Peserta sellers dari kota ke kota itu menggunakan bus yang sudah di-wrapping ikon-ikon destinasi pariwisata itu," jelas Nia Niscaya, Asdep Pengembangan Pemasaran Eropa Amerika Timur Tengah dan Afrika itu.

Mengapa masuk ke kota-kota itu? Tidak cukup di Paris saja? "Pertimbangan masuk ke kota-kota itu adalah untuk tapping wisman yang ke kota-kota lain. Mengingat retailers mungkin tidak hadir di acara pameran Top Resa, salah satu pameran pariwisata di Perancis yang dijadikan referensi buyers yang outbond tanggal 20-23 September 2016 lalu," kata Nia Niscaya.

Saat ini, lanjut dia, Sales Missionnya sedang berjalan di Lyon diikuti 17 sellers dan buyers yang confirm ada 110 buyers, Toulouse 100 buyers, Nantes 70 buyers dan di Paris 200 buyers. "Sampai sejauh ini, respons buyers sangat antusias, kita bisa merasakan atmosfernya. Sangat bagus pasar Perancis," ujar Nia mendampingi Deputi Pengembangan Pemasaran Mancanegara I Gde Pitana.

Uniknya lagi, lanjut Nia, wisman Perancis tidak hanya berorientasi ke Bali saja. Mereka mungkin sudah berkali-kali ke Bali, dan mencari alternatif baru beyond Bali. Tetap terbang ke Bali, dan dilanjutkan mengeksplorasi daerah lain dari Pulau Dewata.

"Yang pasti ke Bali plus ke Lombok, Gili Trawangan, Gili Meno, Gili Air, Labuan Bajo, Toraja. Ada yang dikombinasi ke Kalimantan dengan orang utan, Borobudur Prambanan serta Bromo Tengger Semeru," ujar Nia.

Target buyers di masing-masing kota adalah 80 sampai 100 buyers. Ini baru kali pertama sales mission sampai ke kota-kota kedua, bukan hanya di Paris saja.(webtorial)             

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP