Masa Pencarian Korban Banjir Bandang Garut Diperpanjang

Prajurit Batalion Infanteri Raiders 303/Setia Sampai Mati membersihkan rumah warga akibat banjir bandang di Garut pada Senin, 26 September 2016.
Sumber :
  • VIVA.co.id/Diki Hidayat

VIVA.co.id – Badan SAR Nasional (Basarnas) Provinsi Jawa Barat memperpanjang masa operasi pencarian korban banjir bandang Kabupaten Garut. Hingga saat ini, tercatat korban meninggal dunia sebanyak 34 orang dan 19 orang lainnya masih dinyatakan hilang.

Banjir Bandang Rusak Jembatan di Garut, Warga Sekampung Terisolir

"Operasi pencarian pada dasarnya hanya tujuh hari, namun melihat kondisi lapangan dan hasil evaluasi, diperpanjang tiga hari," ungkap Koordinator Humas dan Protokoler Basarnas Jawa Barat, Joshua Banjarnahor, Selasa, 27 September 2016.

Salah satu pertimbangan penambahan masa pencarian, kata Joshua, lokasi-lokasi yang diduga merupakan tempat para korban masih tidak menunjukkan adanya tanda positif. "Biasanya operasi dihentikan bila area pencarian sudah disisir dan yang dicurigai sudah dibongkar, namun tidak mendapatkan tanda korban. Ini enggak efektif," terangnya.

2 Nelayan Ditemukan Selamat Usai Terseret Banjir Bandang Garut Selatan

Sebelumnya, Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Yusri Yunus, menjelaskan, akibat banjir bandang Garut, sebanyak 6.051 jiwa mengungsi. Yusri menyebutkan, pengungsi itu disebar di Aula Makorem 062/TNI sebanyak 170 orang, kantor Kelurahan Jayawaras sejumlah 344 orang, Masjid As Syifa di Desa Haur Panggung sebanyak 210 orang, posko Ramona sebanyak 1.750 orang, posko Mandiri sebanyak 1.000 orang, Bojong Sudika sebanyak 735 orang, posko Ramona II sebanyak 1.320 orang.

"Di Rusunawa Cilawu sebanyak 59 orang, kantor Kelurahan Pakuwon 12 orang, Kelurahan Paminggir 143 orang, Kelurahan Muarasanding 165 orang dan Kelurahan Sukamentri sebanyak 30 orang," terangnya.

Jokowi Tugaskan Menteri Teten Datangi Garut

Korban meninggal, kata dia, ditemukan di Lapangan Paris, Kampung, Bojong Larang, Kampung Cimacan, Kampung Cisurat Kecamatan Wado, Kabupaten Sumedang. "Terus di Kampung Sukasesang Kecamatan Banyuresmi Garut, Kecamatan Cibatu, Kecamatan Kersamanah, Kecamatan Selawi Limbangan dan Waduk Jatigede Sumedang," kata dia.

VIVA Militer: Pangdam III/Siliwangi Kabupaten Garut pasca bencana banjir bandang

Paten, Gerak Cepat Jenderal Kopassus Terobos Wilayah Bencana di Garut

Sembilan desa di dua kecamatan, Kabupaten Garut, diterjang banjir bandang.

img_title
VIVA.co.id
2 Desember 2021