TUTUP
TUTUP
NASIONAL

Pemimpin Padepokan Dimas Kanjeng Diduga Otak Pembunuhan

"Seperti apa keterlibatannya, akan dilihat prosesnya."
Pemimpin Padepokan Dimas Kanjeng Diduga Otak Pembunuhan
Taat Pribadi alias Dimas Kanjeng (kanan). (IST)

VIVA.co.id – Taat Pribadi alias Dimas Kanjeng, pimpinan Padepokan Dimas Kanjeng di Probolinggo, Jawa Timur, diduga merupakan otak pelaku pembunuhan atas dua anak buahnya, yang bernama Ismail dan Abdul Gani pada 2015 lalu. Demikian ungkap polisi.

"Ia (Taat Pribadi) juga patut diduga sebagai otak pelaku pembunuhan," kata Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Mabes Polri, Inspektur Jenderal Polisi Boy Rafli Amar di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa, 27 September 2016.

Menurut Boy, status Taat kini sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh kepolisian. Namun, Boy enggan menyimpulkan lebih dini mengenai peran yang dilakukan oleh Taat.

"Seperti apa keterlibatannya akan dilihat prosesnya. Saat ini sudah ada di bawah penguasaan penyidik buat diperiksa sebagai tersangka," ujar Boy.

Kini, Taat sudah ditahan di Polda Jawa Timur untuk dimintai keterangan lebih lanjut terkait perbuatan yang dilakukannya.

Taat ditangkap petugas gabungan Polres Probolinggo dan Polda Jatim pada Kamis, 22 September 2016. Karena luasnya rumah dan padepokan yang ia kelola, polisi mengerahkan hampir seribu personel untuk menangkap Taat.

Taat ditangkap berdasarkan laporan dugaan pembunuhan pada 6 Juli 2016. Dia disangka terlibat kasus pembunuhan berencana atas Abdul Gani dan Ismail.

Menurut polisi, kedua korban diduga dibunuh setelah dicurigai akan membongkar rahasia padepokan Dimas Kanjeng tentang penggandaan uang. Polisi menemukan petunjuk bahwa Dimas memerintahkan anak buahnya, WHY, untuk menghabisi nyawa mereka.

 

(ren)

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP