TUTUP
TUTUP
MINIMIZE
CLOSE
NASIONAL

Presiden Akan Kunjungi Lokasi Banjir Bandang Garut

Kemiringan hulu daerah tersebut bahkan sudah sampai 45 derajat.
Presiden Akan Kunjungi Lokasi Banjir Bandang Garut
Prajurit Batalion Infanteri Raiders 303/Setia Sampai Mati membersihkan rumah warga akibat banjir bandang di Garut pada Senin, 26 September 2016. (VIVA.co.id/Diki Hidayat)

VIVA.co.id – Presiden Joko Widodo (Jokowi) dijadwalkan akan mengunjungi lokasi dan korban banjir bandang di Kabupaten Garut, Jawa Barat.

"Nanti (Jokowi ke Garut) setelah tanggap darurat," ujar Kepala Staf Presiden, Teten Masduki di Istana Negara, Jakarta, Senin 26 September 2016.

Periode tanggap darurat kata dia biasanya berlaku selama tujuh hari. Namun memang bisa diperpanjang hingga tujuh hari ke depannya. Teten mengatakan, saat ini penanggulangan masih dalam masa tanggap darurat oleh Pemda, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) maupun Badan SAR Nasional.

"Cuma memang kan ini pencarian korban yang 20 orang kan masih dilakukan oleh Basarnas karena ini cukup luas jadi memang masih membutuhkan waktu. Tapi Presiden sudah meminta Basarnas melakukan upaya yang lebih supaya pencarian korban bisa lebih (maksimal)," lanjut Teten.

Selain itu, luasnya area bencana membuat Presiden Jokowi meminta agar dilibatkan lebih banyak aparat dalam penanggulangan bencana di Garut.  

"Ini kan selain pemulihan kawasan daerah aliran sungai termasuk juga kerusakan alam yang di hulunya. Itu kan di Garut sendiri itu datanya LHK (Kementerian LHK) itu 40 persen di hulu sungai itu memang rusak misalnya kemiringan 45 derajat itu sudah ditanami sayur, ya sudah jadi terjadi erosi," katanya lagi.

Usai proses tanggap darurat ini, Kementerian Lingkungan Hidup, Kementerian Pekerjaan Umum dan Kementerian Pertanian kata dia akan turun langsung untuk memulihkan daerah pascabencana.
 

 

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP