TUTUP
TUTUP
NASIONAL

Fisik Menurun Pasca Armina, Jemaah Diimbau Jaga Kesehatan

Untuk jemaah berisiko tinggi juga diimbau memperbaiki asupan gizi.
Fisik Menurun Pasca Armina, Jemaah Diimbau Jaga Kesehatan
Jemaah haji Indonesia saat mendengarkan pemaparan tim kesehatan. (VIVA.co.id/Arinto)

VIVA.co.id – Jemaah haji Indonesia diimbau untuk membatasi aktivitas di luar ruangan yang tidak perlu. Aktivitas dimaksud adalah yang terkena langsung dengan sinar Matahari.

Kepala Daerah Kerja Madinah, Nasrullah Jasam, mengatakan, ketua kloter juga diharapkan mengingatkan kepada jemaah kategori risiko tinggi untuk meningkatkan perbaikan gizi. Selain itu, mereka diimbau untuk menghindari cuaca panas agar terhindar dari heat stroke.

"Untuk jemaah haji yang mengidap penyakit tertentu agar memiliki kecukupan obat dan mengonsumsi secara teratur," kata Nasrullah dalam keterangannya di Madinah, Minggu 25 September 2016.

Nasrullah menjelaskan, imbauan ini mengacu kepada surat dari kepala bidang kesehatan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi, terkait upaya menjaga kesehatan bagi jemaah haji.

Selain itu, Nasrullah menambahkan, cuaca yang cukup panas di Madinah dan pertimbangan kondisi fisik jemaah yang menurun pasca Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armina) perlu diantisipasi para jemaah sebelum pulang ke Tanah Air.

"Untuk itu, kepala sektor agar dapat menyampaikan imbauan ini kepada jemaah melalui masing-masing ketua kloternya," ujar Nasrullah.

Rombongan jemaah haji Indonesia gelombang kedua masih akan terus berdatangan ke Madinah dari Mekah. Hari ini, sebanyak 14 kloter jemaah haji akan tiba di Madinah. Jemaah haji ini selanjutnya akan menjalankan ibadah arbain di Masjid Nabawi.

Berdasarkan jadwal kedatangan yang dikeluarkan Kepala Seksi Pelayanan Kedatangan dan Pemulangan Daker Madinah, Wahyu Utomo, per 21 September 2016, hari ini, jemaah haji yang dijadwalkan tiba pertama kali di Madinah adalah dari Kloter 25 Embarkasi Jakarta-Pondok Gede (JKG 25).

Jika sesuai jadwal, rombongan jemaah haji yang diangkut dengan sembilan bus ini tiba di Madinah pukul 13.47 waktu Saudi. Jemaah haji diberangkatkan dari Mekah pukul 06.47 waktu Saudi. Waktu di Saudi lebih lambat empat jam dibanding waktu Indonesia barat (WIB).

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP