Jokowi Diminta Pastikan Arcandra Tak Bocorkan Rahasia Negara

Mantan Menteri ESDM, Arcandra Tahar (kiri) dan Sudirman Said (kanan).
Sumber :
  • ANTARA/Muhammad Adimaja

VIVA.co.id – Keputusan Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberhentikan dengan hormat Arcandra Tahar sebagai  Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mendapat apresiasi dari sejumlah pihak.

Gara-gara Arcandra, Imigrasi Gelar Diskusi Kewarganegaraan

Ketua Umum Sekretariat Bersama Rakyat, Mixil Mina Munir mengatakan, pemecatan terhadap Menteri ESDM yang memiliki kewarganegaraan ganda itu adalah kebijakan yang sangat tepat.

Kendati demikian, mantan aktifis Forum Kota itu mendesak agar Jokowi tidak hanya memberhentikan menteri yang memiliki kewarganegaraan Amerika Serikat itu semata.

Pantaskah Arcandra Jadi Menteri Lagi?

"Presiden Jokowi juga harus menginstruksikan kepada aparat penegak hukum untuk menindaklanjuti pemberhentian ini dengan memeriksanya, dan memastikan Arcandra tidak dalam posisi menjadi alat asing untuk merusak kedaulatan Indonesia di bidang ESDM," kata Mixil Mina Munir kepada VIVA.co.id, di Jakarta, Senin 15 Agustus 2016.

Ia menambahkan, jabatan Menteri yang nota bene sebagai pembantu presiden adalah posisi strategis yang harus steril dari kaki tangan asing. Sehingga ia mendesak agar Arcandra tidak dibiarkan meninggalkan Indonesia sebelum dipastikan tidak ada rahasia negara yang bocor ke pihak luar atau asing.

Menkumham: Tak Boleh Bikin Arcandra Tanpa Kewarganegaraan

"Kita tidak bisa membayangkan bagaimana jika Arcandra ternyata dalam 20 hari ini telah banyak mengambil informasi dan rahasia negara terkait ESDM, dan kemudian balik ke Amerika dengan membawa kepentingannya. Bisa apa kita kalau itu sudah terjadi?" 

(mus)

Arcandra Tahar,  Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral.

Sebelum Jadi WNI, Arcandra Tahar Manusia dari Antah Berantah

Arcandra resmi dikukuhkan jadi WNI 1 September 2016

img_title
VIVA.co.id
14 September 2016