TUTUP
TUTUP
NASIONAL

Lima Fakta di Balik Kematian Santoso

Ia tewas dalam baku tembak dengan tim satuan tugas Operasi Tinombala.
Lima Fakta di Balik Kematian Santoso
Foto jasad yang diduga kuat pimpinan Mujahidin Indonesia Timur (MIT), Santoso (istimewa)

1. Hubungan baik dengan Abu Sayyaf
Pengamat teroris yang juga mantan anggota Negara Islam Indonesia (NII) Al Chaidar berpendapat, Santoso memiliki hubungan baik dengan kelompok bersenjata Abu Sayyaf di Filipina. Salah satu alasannya adalah, beberapa pentolan Santoso pernah mendapatkan pelatihan di Mindanau, sebelum memutuskan memberontak di Poso. "Mereka menjalin hubungan baik dengan Abu Sayyaf," kata Chaidar.

2. Tewas dengan lima peluru
Dari pemeriksaan medis, Santoso tewas dengan lima luka tembakan oleh anggota Raider TNI di operasi Tinombala. Empat peluru menembus dada dan perut dan satu peluru menembus lengan. Kepala Santoso sepertinya disengaja untuk tidak ditembak dalam penyergapan pada Senin 18 Juli 2016.

Evakuasi jenazah buronan teroris Santoso alias Abu Wardah di Rumah Sakit Bhayangkara Palu pada Selasa, 19 Juli 2016.

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP