ABK Disandera Abu Sayyaf, Menhan Minta Pengusaha Disiplin

Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu.
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Wahyu Putro A

VIVA.co.id – Menteri Pertahanan, Ryamizard Ryacudu, berharap ke depannya tidak ada lagi kapal-kapal pengangkut batu bara dari Indonesia, yang disandera kelompok bersenjata Abu Sayyaf.

5 WNI Disandera Abu Sayyaf, Minta Ditebus 8 Miliar

Ia minta pihak-pihak berkepentingan berlaku disiplin. Dengan begitu, menurutnya, aksi-aksi penyanderaan tidak akan terjadi lagi.

"Asal kita disiplin, tentara ini yang pengusaha-pengusaha disiplin juga. Kalau kita disiplin lihat rute. Kalau dia lewat rute lain, diculik, ya salah dia," jelas Ryamizard, di Istana Negara, Jakarta, Kamis 14 Juli 2016.

Penculikan Abu Sayyaf Berulang, Malaysia Tingkatkan Keamanan

Jalur yang dilalui kapal-kapal pengangkut batu bara dari Kalimantan ke Filipina, sangat luas. Sehingga, kalau tidak melalui rute yang benar, maka bisa disandera.

Meski ada pengawasan yang akan dilakukan melalui patroli tiga negara yakni Filipina, Indonesia dan Malaysia, Ryamizard mengatakan itu tidak akan efektif kalau tidak disiplin.

Abu Sayyaf Terus Berulah, Malaysia Tolong Perhatikan Perairan Sabah

"Makanya kuncinya disiplin karena kalau enggak salah Senin saya akan pergi ke Kalimantan Selatan. Saya akan kumpulkan semua yang punya tongkang batu bara. Saya akan bicara," jelasnya.

Pemerintah, lanjut dia, sudah berusaha mengatasi ini. Untuk ke depannya, juga akan dicoba apakah menempatkan polisi atau TNI di kapal-kapal pengangkut batu bara tersebut.

Kelompok bersenjata Abu Sayyaf.

Ogah Bayar 8 Miliar Tebus Sandera 5 WNI, Tentara Mau Gempur Abu Sayyaf

Tentara sudah identifikasi lokasi penyanderaan.

img_title
VIVA.co.id
27 Februari 2020