Pemerintah Buat Tempat Khusus Deradikalisasi di Sentul

Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly
Sumber :
  • VIVAnews/Ahmad Rizaluddin

VIVA.co.id – Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly menjelaskan alasannya membuat tempat khusus untuk deradikalisasi terpidana kasus terorisme di Sentul, Jawa Barat.

Indonesia-Australia Tingkatkan Kerja Sama Tangkal Terorisme

"Untuk deradikalisasi kalau itu dilakukan di lapas (lembaga pemasyarakatan), petugas-petugas kami tidak punya kemampuan untuk melakukan itu," kata Yasonna di Hotel Royal Kuningan, Jakarta, Rabu 24 Februari 2016.

Dia menjelaskan, program dan kegiatan deradikalisasi sengaja disusun secara menyeluruh dan terpadu. Misalnya, dengan melibatkan ahli agama dan psikolog dalam program deradikalisasi. Program ini berbeda dengan pemisahan narapidana terorisme dalam blok khusus di lapas.

Cara Mereka Melawan Ketakutan Teror

"Beda (dengan lapas teroris). Lapas teroris kita tempatkan supaya tidak bercampur dengan orang lain, supaya tidak mempengaruhi orang lain. Jadi memang ada blok khusus," kata Yasonna.

Yasonna melanjutkan, pembuatan tempat khusus deradikalisasi juga ditujukan untuk mencegah agar jangan sampai para pembina mantan teroris yang terpengaruh dan justru mendukung gerakan radikal.

Microsoft 'Bebaskan' Terorisme pada Mesin Pencarian
Aparat Densus 88 Antiteror Mabes Polri membawa sejumlah barang bukti yang disita dari lokasi penggerebekan terduga teroris di Surabaya pada pada Rabu, 8 Juni 2016.

Densus 88 Tangkap Lagi Terduga Teroris di Surabaya

Tiga lainnya ditangkap lebih awal.

img_title
VIVA.co.id
10 Juni 2016