TUTUP
TUTUP
NASIONAL

Begini Proses Deteksi Zamzam Sampai Koper Dibongkar

Koper akan dipilah-pilah berdasarkan kloter dan jadwal terbang.
Begini Proses Deteksi Zamzam Sampai Koper Dibongkar
Petugas kargo Garuda Indonesia sedang membongkar koper jemaah yang berisi air zamzam, Sabtu 11 Oktober 2014. (VIVAnews/Umi Kalsum)
VIVAnews - Ratusan jemaah haji masih saja nekat menyembunyikan botol-botol atau jerigen dalam koper mereka, meski imbauan agar itu tidak dilakukan terus digaungkan para petugas. Garuda Indonesia menyita ratusan botol dan jerigen yang kini menggunung di kantor kargo masakapai di kawasan Madinatul Hujaj, Jeddah.

Bagaimana sebetulnya tahapan yang dilakukan maskapai pelat merah ini dalam proses mendeteksi keberadaan zamzam hingga membongkar koper jemaah?

Unit Corporate Security Garuda Indonesia Cecep Ramdani saat ditemui di kantor kargo Garuda, Sabtu 11 Oktober 2014 menuturkan, tahapan pertama ketika koper datang dari Mekah diterima oleh Almaudi, ground support Garuda Indonesia yang mengurus bagasi milik jemaah haji Indonesia.

Proses selanjutnya, koper di bawa ke lapangan kargo. Kemudian dipilah-pilah berdasarkan kloter. Setelah dipilah berdasarkan kloter dan embarkasi, koper disusun atau dibariskan sesuai dengan jadwal kepulangan jemaah ke tanah air, mana yang lebih awal itu yang akan didahulukan. Jika proses ini sudah selesai, maka masing-masing koper akan diberi label.

Sebelum proses pemeriksaan koper, maskapai akan memasukkan terlebih dahulu kotak-kotak air zamzam berukuran lima liter yang akan dibagikan kepada jemaah di embarkasi masing-masing. Zamzam ini juga harus melalui pemeriksaan x-ray. Seluruh kotak zamzam ini akan ditempel label security check sebagai bukti telah melalui pemeriksaan x-ray.

Baru setelah itu dilakukan pemeriksaan x-ray untuk koper-koper atau bagasi jemaah haji. Yang lolos pemeriksaan akan langsung ditandai dengan label security check, namun yang tidak lolos akan disingkirkan untuk dibongkar. "Untuk bagasi yang kita periksa adalah barang-barang yang dapat membahayakan keselamatan penerbangan. Misal aerosol atau yang mengandung bahan kimia, kompor minyak, tabung gas, termasuk air zamzam," kata Cecep.

Proses pembongkaran koper jemaah akan disaksikan petugas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji. Koper akan dibuka tanpa merusak retsleting. Setelah isi yang mencurigakan dikeluarkan, koper tersebut akan dimasukkan ke dalam truk kontainer. Setelah itu truk akan ditutup dan dikasih tanda segel. "Kemudian kita kasih surat jalan, lalu kita kirim ke bandara," kata dia.

Proses screening, pembongkaran koper sampai dikirim ke bandara, kata dia, biasanya memakan waktu hingga dua jam. "Itu kalau normal, yang lama itu justru proses pemeriksaan bagasi ONH Plus (Haji Khusus), karena harus dipilah per travel. Jadi agak lama, kalau reguler lebih mudah karena langsung per kloter," kata dia.

Berapa persisnya botol-botol dan jerigen yang disita pihak maskapai, Cecep belum bisa memberikan angka detilnya. Karena proses rekapitulasi masih sedang berjalan. Yang pasti jumlahnya ratusan yang terdiri dari botol ukuran mulai 330 ml sampai 20 liter.

Sementara saat meninjau kargo Garuda, Kepala PPIH Bidang Perlindungan Jemaah Ahmad Riad S meminta jemaah menaati aturan dalam penerbangan agar jadwal keberangkatan ke tanah air tidak terganggu. Dan, jemaah jangan coba-coba mengelabui petugas.

"Serapi apapun kemasannya, air zamzam yang masuk dalam tas atau koper pasti akan terlihat saat masuk x-ray," kata dia. Dalam pemeriksaan x-ray, air zamzam mudah dikenali karena cairannya akan terlihat lebih pekat dibandingkan air biasa. Ini karena kandungan mineral dalam air tersebut sangat tinggi.
KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP