NASIONAL

PBB Ubah Tugas TNI di Kongo

Tugas TNI kini membantu membangun kamp bagi badan dan organisasi PBB di Kongo.
Sabtu, 2 Mei 2009
Oleh : Amril Amarullah

VIVAnews - Pimpinan Pasukan Pemelihara Perdamaian PBB di Kongo (Monuc) mengubah mandat Kontingen Garuda (Konga) XX-F, dari Operasi Rudia melawan milisi Uganda menjadi membantu membangun kamp bagi badan dan organisasi PBB di Kongo.

Pimpinan Monuc juga meminta Konga XX-F untuk membangun kamp bagi Kontingen Maroko yang akan bertugas mengamankan personel dan segala fasilitas PBB di Kongo, kata pimpinan tertinggi Monuc Letnan Jenderal Babacar Gaye, saat berkunjung ke kamp Konga XX-F.

Perwira Penerangan Konga XX-F Kapten Inf Leo Sugandi, mengungkapkan, prioritas mandat bagi Konga XX-F semula adalah mendukung Operasi Rudia (Operasi gabungan PBB dan tentara nasional Kongo untuk mengusir LRA/milisi Uganda) dengan memperbaiki infrastruktur jalur pengerahan pasukan dan logistik dari Kota Dungu ke Durru.

Monuc meminta pekerjaan perbaikan jalan Dungu-Durru sepanjang 88 km dapat diselesaikan awal April, mengingat situasi keamanan di Dungu di perbatasan Kongo-Sudan sangat tidak kondusif akibat aktivitas milisi LRA yang sempat melakukan penyerangan di kota Dungu-Kongo disertai penjarahan, perampokan, penculikan serta perekrutan "child soldier"bagi perjuangan kelompoknya.

"Saat ini kondisi di wilayah Dungu dan sekitarnya berangsur-angsur pulih kembali setelah digelarnya Operasi Rudia dan Operasi gabungan negara Sudan, Kongo dan Uganda," kata Leo, seperti yang dilansir website dephan.go.id, Sabtu 2 Mei 2009.

Bahkan PBB melalui badan-badan kemanusiaannya (OCHA, WFP dan UNHCR) kini menjalankan misi kemanusiaan bagi masyarakat Dungu dan sekitarnya yang terkena dampak serangan milisi LRA.

Untuk memperlancar bantuan kemanusiaan tersebut, pasukan zeni Indonesia mendapat mandat untuk membangun kamp bagi badan-badan kemanusiaan PBB tersebut, serta kamp bagi Batalyon Infanteri Mekanis Maroko yang bertugas mengamankan personel dan staf badan-badan PBB itu.

Dalam kunjungan singkatnya ke Dungu, Jenderal Gaye berpesan agar pasukan Indonesia selalu meningkatkan kewaspadaan dalam menjalankan tugasnya menjaga perdamaian di Kongo.

Saat ini, 174 prajurit TNI Kontingen Garuda XX-F/Monuc (Mission de l`Organisation des Nations Unies en Republique Democratique du Congo/misi PBB di Kongo) telah lebih enam bulan berada di Kongo-Afrika melaksanakan mandat PBB.

TERKAIT
TERPOPULER
File Not Found