NASIONAL

Abu Gunung Kelud Sampai Hujani Jawa Barat, Ini Penjelasannya

Wilayah Jabar yang terkena abu Kelud yakni, Garut, Tasik dan Banjar.

ddd
Jum'at, 14 Februari 2014, 10:59
Abu vulkani Gunung Merapi menghujani Yogyakarta, Jumat 14 Februari 2014.
Abu vulkani Gunung Merapi menghujani Yogyakarta, Jumat 14 Februari 2014. (VIVAnews/Ocha April)

VIVAnews - Erupsi Gunung Kelud yang terjadi pada Kamis, 13 Februari 2014 malam telah menyebabkan hujan abu di wilayah Yogyakarta. Abu vulkanik bahkan hingga ke wilayah Jawa Barat di antaranya, Garut, Tasik dan Banjar.

Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Yogyakarta, Tony Agus Prasetyo, Jumat 14 Februari 2014, mengatakan guyuran hujan abu vulkanik ini dipicu karena arah angin dan kecepatan angin.

Arah angin paska terjadinya erupsi bertiup dari timur ke barat, sehingga wilayah DIY dan Jawa Tengah juga tak luput dari hujan abu vulkanik.

"Arah angin dari timur ke barat ini akan berlangsung selama satu pekan ini dengan kecepatan angin rata-rata 10 kilometer perjam. Sehingga hujan abu terjadi di DIY dan Jawa tengah," katanya.

Menurut Tony, jika Gunung Kelud kembali erupsi maka arah abu vulkanik tetap dominan mengarah ke barat. Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama jika beraktivitas di luar rumah agar tetap menggunakan masker.

"Hingga siang ini hujan abu masih berlangsung dan kondisi langit di Yogyakarta. Saat ini mendung karena matahari tertutup dengan abu vulkanik yang terus turun ke daratan," tuturnya.

Lebih lanjut, Tony mengatakan, hujan abu vulkanik ini juga mengganggu transportasi darat maupun udara. Gangguan itu akan tetap terjadi manakala erupsi Gunung Kelud kembali terjadi.

"Sekitar satu jam dari erupsi, masyarakat Yogyakarta dan Jawa Tengah akan merasakan adanya hujan abu vulkanik," katanya.

Imbauan Sultan HB X

Menanggapi adanya hujan abu vulkanik yang terus berlangsung di Yogyakarta, Gubernur DIY Sri Sultan HB X mengimbau kepada masyarakat untuk mengurangi aktivitas keluar rumah apabila tidak ada keperluan yang mendesak.

"Jika keluar rumah maka gunakanlah pelindung seperti masker," pesan Sultan yang disampaikan melalui Kepala Bagian Humas Biro Umum, Hukum dan Protokol Pemda DIY Iswanto untuk disebar luaskan kepada masyarakat.

Raja Keraton Yogyakarta itu juga menginstruksikan kepada pimpinan dinas di DIY untuk menyampaikan kepada PNS di lingkungan Pemda DIY agar masuk ke kantor setelah hujan abu reda.

"Karena kondisi ini darurat maka pesan itu disampaikan melalui telepon," katanya (eh)



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Informasi Pemasangan :
Telepon : 021-9126 2125 / Sales
Email : Sales@viva.co.id