TUTUP
TUTUP
NASIONAL

Hari Ini, Penusuk Polisi di Bandung Dites Kejiwaan

Holil tusuk tiga polisi pada sebuah razia di Bandung.
Hari Ini, Penusuk Polisi di Bandung Dites Kejiwaan
Foto ilustrasi. (VIVAnews/Faddy Ravydera)
VIVAnews - Holil, 46, pelaku penusukan tiga anggota kepolisian yang bertugas di unit lantas Polsekta Bandung Kulon, akan menjalani tes psikologi di Rumah Sakit Sartika Asih Bandung, Minggu 1 Desember 2013.

Kanit Reskrim Polsekta Bandung Kulon, Iptu Satia Mulya Hartono, saat dihubungi VIVAnews mengatakan bahwa hasil tes ini nantinya akan menentukan apakah ada indikasi gangguan jiwa pada pelaku. "Kami tidak bisa berasumsi apakah pelaku (Holil) mengalami gangguan kejiwaan atau tidak, masih harus menunggu hasil dari tes dokter," ujarnya.

Selain itu, hasil tes psikologi nanti akan menentukan langkah selanjutnya yang akan dilakukan oleh kepolisian. "Kalau lancar dan keluar hasilnya, besok sudah bisa diperiksa," kata dia.

Diberitakan sebelumnya, Holil melakukan penusukan terhadap Aiptu Endang Priatna, Brigadir Asep Abdullah, dan Brigadir Toni Murdani saat dilakukan operasi Zebra Lodaya 2013 di Jalan Cigondewah Rahayu, Kelurahan Cigondewah Rahayu, Kecamatan Bandung Kulon, Kota Bandung, Sabtu 30 November 2013.

Aksi Holil terhenti setelah petugas polisi menembak paha kiri pelaku sebanyak dua kali, karena tidak mempedulikan tembakan peringatan. Briptu Asep harus menjalani operasi di RS Rajawali, karena mengalami luka cukup serius di bagian leher kanan sepanjang 5 cm dan leher sebelah kiri 8 cm dengan kedalaman sekitar 3 cm.

Sementara itu, Aiptu Endang Priatna dan Brigadir Toni Murdani mengalami luka sayatan di paha. Toni dilaporkan sudah boleh meninggalkan Rumah Sakit Rajawali Bandung, di mana korban mendapat perawatan. Sedangkan dua korban lainnya harus mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit.

"Keduanya (Aiptu Endang dan Brigadir Asep) masih perlu diopname. Aiptu Endang diperkirakan boleh keluar (dari Rumah Sakit) dalam waktu dekat ini. Sedangkan Asep lebih lama, karena luka yang dideritanya paling serius," tuturnya. (art)
KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP